1970-06-21 Bung Karno Wafat, Presiden Soeharto Tetapkan Hari Berkabung Nasional

Bung Karno Wafat, Presiden Soeharto Tetapkan Hari Berkabung Nasional[1]

 

MINGGU, 21 Juni 1970, “Bung Karno meninggal dunia pukul 7.00 pagi ini di Rumah Sakit Angkatan Darat, Jakarta. Sehubungan dengan meninggalnya bekas Presiden RI, Dr. Ir. Soekarno, Presiden Soeharto hari ini berembuk dengan beberapa tokoh masyarakat dan pemerintah di Istana Negara. Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Dr. Moh. Hatta, Mintaredja SH, Dr. Sjarif Thajeb, Wilopo SH, H. Anwar Tjokroaminoto, Dr. Rubino, Prof. GA Siwabessy, Hasyim Ning, Sudharmono, SH., dan lain-lain. Hasil perembukan itu adalah dikeluarkannya Keppres No. 44/1970, yang menetapkan penyelenggaraan upacara pemakaman kenegaraan bagi almarhum Dr. Ir. Soekarno sebagai Proklamator, dan menetapkan Blitar sebagai tempat makam jenazah almarhum Bung Karno. Disamping itu Keppres juga menyatakan hari berkabung nasional selama tujuh hari sejak tanggal 21 Juni 1970. (AFR).



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret 1973”, hal 237. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.