1969-12-22 Usai Serahkan Samkarya Nugraha, Presiden Soeharto Tinjau Pelabuhan Bebas Sabang

Usai Serahkan Samkarya Nugraha, Presiden Soeharto Tinjau Pelabuhan Bebas Sabang[1]

 

 SENIN, 22 DESEMBER 1969, Hari ini di Banda Aceh, Presiden Soeharto menganugerahkan Samkarya Nugraha kepada Kodam I/Iskandar Muda. Dalam amanatnya, Presiden mengatakan bahwa perang melawan keterbelakangan saat ini tidaklah lebib ringan dan kurang suci daripada perang mempertahankan tanah air dahulu. Oleb karena itu diharapkan agar dalam masa pembangunan ini kita tetap bersatu padu agar kita semuanya dapat hidup maju dan sejahtera lahir dan batin. Selanjutnya dikatakan pula bahwa penganugerahan ini adalah penghargaan kepada Kodam I/Iskandar Muda bersama-sama alat-alat negara yang lain, serta alim ulama, pimpinan masyarakat, dan seluruh masyarakat Aceh yang dinilai sekarang ini telah banyak mencapai kemajuan dalam membangun masyarakat.

Selama di Banda Aceh, Presiden Soeharto dan rombongan sempat meninjau pelabuhan bebas Sabang di Pulau Weh, beberapa kilometer di lepas pantai ibukota provinsi paling barat Indonesia itu. Selain itu Presiden juga telah menerima laporan tentang bencana banjir di Aceh baru-baru ini. (WNR).



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret 1973”, hal 180 Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.