1968-09-17 Presiden Soeharto Bahas Delegasi Penangguhan Hutang

Presiden Soeharto Bahas Delegasi Penangguhan Hutang[1]

SELASA, 17 SEPTEMBER 1968, Presiden Soeharto hari ini menerima Gubernur Jawa Barat, Mayjen. Mashudi, di Istana Merdeka. Gubernur Mashudi menghadap Presiden guna menjelaskan soal penggunaan bibit unggul PB 5 dalam rangka usaha peningkatan produksi beras di Jawa Barat. Mashudi menjelaskan bahwa hasil usaha itu akan dipanen bulan September ini di Purwakarta, dan mengharapkan kesediaan Presiden untuk menghadirinya.

Sidang kabinet terbatas yang dipimpin oleh Presiden Soeharto hari ini telah mengambil keputusan mengenai honorarium untuk guru, dan subsidi haji yang akan tetap diberikan untuk tahun ini. Selain itu kabinet juga membahas maslah deposito yang akan dipergunakan untuk menunjang pembangunan, dan soal pengiriman delegasi Indonesia ke Washington, Paris, dan Scheveningen. Di kota-kota tersebut delegasi akan membicarakan soal bantuan kredit dan penangguhan utang Indonesia. Pada kesempatan ini, Presiden Soeharto juga menyetujui instruksi dan pedoman yang dikeluarkan oleh Departemen Perindustrian sebagai pelaksanaan Inpres No. 11 dan No. 17 tahun 1967 mengenai penghentian buruh dalam bidang perindustrian. (AFR).



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret 1973”, hal 47. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.