1968-05-01 Presiden Soeharto Selenggarakan Program Penghematan

Presiden Soeharto Selenggarakan Program Penghematan

 (Negara Kreditor Sepakat memberi Bantuan Kepada Indonesia)[1]

RABU, 1 Mei 1968, Presiden Soeharto pagi ini memimpin sidang kabinet terbatas. Masalah yang dibicarakan antara lain adalah tentang pelaksanaan penghematan disegala bidang secara drastis. Ini merupakan langkah lanjutan dari pemerintah, setelah dalam bulan yang lalu pemerintah menaikkan bahan bakar. Dengan penghematan ini diharapkan pemerintah akan dapat mengurangi biaya penggunaan kendaraan dinas dan telepon, rapat dan peringatan-peringatan hari ulang tahun. Penghematan akan dilaksanakan dengan mengurangi personalia dan membatasi perjalanan ke luar negeri. Untuk menunjang pelaksanaan penghematan drastis ini maka pihak swasta dilarang memasukkan barang-barang mewah yang tidak esensial seperti rokok luar negeri misalnya.

Hari ini pemerintah membenarkan bahwa negara-negara kreditor telah sepakat memberikan bantuan kepada Indonesia sebesar 270,2 juta dolas AS untuk tahun 1968. Adapun negara-negara yang telah menyatakan kesediaan untuk membantu Indonesia adalah Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia, Belgia, Prancis, Jerman Barat dan Jepang. Disamping itu International Development Agency (IDA) atau badan pembangunan international ikut pula membantu bersama-sama dengan negara-negara tersebut.  (AFR)



[1] Dikutip Langsung dari Buku Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret 1973

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.