1966-11-12 Seminar Hankam, Jenderal Soeharto: ABRI Merupakan Potensi Idiologi Politik Pancasila

Seminar Hankam, Jenderal Soeharto: ABRI Merupakan Potensi Idiologi Politik Pancasila [1]

 

SABTU, 12 NOVEMBER 1966 Jenderal Soeharto mengatakan bahwa ABRI bukanlah potensi atau kekuatan suatu pemerintah, bukan hanya suatu potensi negara, melainkan potensi ideologi politik dari negara dan pemerintahan itu sendiri atau potensi ideologi politik Pancasila. Atas dasar keyakinan dan pengertian ideologi politik itu pulalah, Angkatan Bersenjata membangun, menyusun, dan membina suatu potensi dan suatu doktrin Hankam Nasional untuk mengamankan dan mempertahankan wilayah negara di mana ideologi politik itu akan kita terapkan pengamalannya di dalam membangun kehidupan masyarakat bangsa yang adil dan makmur. Demikian antara lain isi prasaran Jenderal Soeharto pada Seminar Hankam I yang diadakan di aula Hankam, Jakarta, hari ini. Seminar ini diadakan dengan tujuan untuk menghasilkan doktrin perjuangan ABRI, yaitu untuk menjaga keutuhan ABRI. Dengan demikian, apabila semua ini berhasil, maka ABRI akan mempunyai satu doktrin yang berlaku untuk semua angkatan. Sekarang ini setiap angkatan memiliki doktrin masing-masing yaitu Tri Ubaya Cakti (AD), Swa Buana Pakca (AU), Eka Casana Jaya (AL) , dan Tata Tentrem Kerta Raharja (AK). (DTS)

 

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 01 Oktober 1965 – 27 Maret 1968”, hal 124 . Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.