1983-07-17 Presiden Soeharto: ABRI Harus Mampu Mengcounter Isu Yang Meremehkan dan Menentang Pancasila

Presiden Soeharto: ABRI Harus Mampu Mengcounter Isu Yang Meremehkan dan Menentang Pancasila [1]

 

MINGGU, 17 JULI 1983 Sepanjang pagi dan siang ini, Presiden Soeharto menerima kunjungan Pangab yang didampingi oleh lebih dari 30 pejabat ABRI di peternakan Tapos. Dalam kunjungan tersebut, para perwira ABRI itu diajak berkeliling untuk melihat-lihat keadaan di peternakan. Antara lain yang diperlihatkan Presiden kepada para tamunya adalah kandang sapi, kandang kambing, biogas, pemerah susu, dan ruang data.

Dalam kata sambutannya, Presiden antara lain kembali menegaskan bahwa ABRI dalam menjalankan dwifungsinya sebagai dinamisator dan stabilisator harus mampu mengcounter segala isu yang memperkecil, meremehkan, mencurigai dan menentang Pancasila sebagai ideologi, dasar negara maupun pandangan hidup bangsa Indonesia. Dikatakannya bahwa ABRI tidak perlu ragu-ragu menghadapi segala pendapat dan tuduhan. Biar saja, pokoknya kafilah jalan terus; demikian Presiden. (AFR)



[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988”, hal 36-37. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.