17 PASANGAN KB LESTARI SUMUT DPT PENGHARGAAN

17 PASANGAN KB LESTARI SUMUT DPT PENGHARGAAN

Medan, Antara

Sebanyak 17 pasangan KB Lestari 5 tahun, 10 tahun dan 16 tahun dari Sumatera Utara (Sumut), akan mendapat penghargaan dari Presiden Soeharto di Istana Negara Jakarta, 28 Januari mendatang.

Kepala BKKBN Sumut, Dr. Rudy Hendra Wijaya mengatakan hal itu pada wartawan di Medan, Karnis. Ke-17 pasangan itu berasal dari 17 kabupaten di propinsi itu. Mereka, sudah merupakan orang-orang pilihan, setelah sebelumnya diseleksi dari tiga pasangan di setiap kabupaten, katanya.

Ia menjelaskan, untuk KB Lestari 5 tahun, mereka akan mendapat penghargaan dari Kepala BKKBN Pusat, Dr. Haryono Suyono, sedangkan untuk KB Lestari 10 dan 16 tahun mendapat piagam penghargaan langsung dari Presiden, bersama pasangan KB Lestari dari seluruh Indonesia.

Menurut Rudy, pasangan KB Lestari sangat pantas mendapat penghargaan sebagai pahlawan pembangunan, karena hasil pembangunan tidak akan ada artinya bila pertumbuhan penduduk tidak dapat terkendali.

Peserta KB Lestari di Sumut kini berjumlah sekitar 810.000 orang, dan dari angka tersebut baru 49.869 orang yang mendapat piagam penghargaan.

Piagam penghargaan diberikan satu kali dalam setiap golongan. Misalnya, piagam pertama diperoleh setelah 5 tahun ber-KB, kemudian piagam kedua diperoleh setelah 10 tahun ber-KB tanpa pernah melahirkan, dan seterusnya piagam ketiga 16 tahun ber-KB.

Selain piagam, BKKBN Sumut dalam upaya merangsang pertumbuhan jumlah peserta KB, juga memberi bantuan modal usaha dan kredit BRI dan BNI ’46 kepada 13.500 kelompok akseptor di daerah itu.

Sementara bagi anak-anak peserta KB Lestari yang duduk di Sekolah Kejuruan Tingkar Atas (SKTA), juga diberikan beasiswa Supersemar hingga tamat sekolah.

Sampai kini, telah 71 orang anak KB Lestari mendapat beasiswa. Untuk setiap pasangan KB Lestari diberikan juga dua buah bibit kelapa hibrida.

Bahkan di Kota madya Binjai, ada pemberian potongan harga kepada peserta KB Lestari untuk berbelanja di toko. Hal itu, katanya, akan dikembangkan ke kota-kota lainnya di Sumut.

Sumatera Utara kini telah mencapai fase ke V dalam pengumpulan akseptor KB, dengan 1,3 juta Pasangan Usia Subur (PUS) yang telah ber-KB, atau 57,5 persen dari jumlah PUS yang ada. Angka itu, sudah mendekati tingkat rata-rata nasional, 60 persen.

Sumber: ANTARA (22/01/1987)

 

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IX (1987), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 686-687

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.