11 PROPINSI DIPASTIKAN IKUT KEJURNAS VOLI PASIR

11 PROPINSI DIPASTIKAN IKUT KEJURNAS VOLI PASIR[1]

 

Palu, Antara

Sebanyak 11 dari 27 propinsi yang memiliki Pengda Persatuan Bolavoli Seluruh Indonesia (PB VSI) memastikan diri ambil bagian pada KEJURNAS Voli Pasir yang dijadwalkan berlangsung di ibukota propinsi Sulteng, Palu, selama lima hari mulai 11 Juni 1997.

Ketua Pengda PBVSI Sulteng, Azwar Syam, di Palu, Kamis mengatakan, sejak pembukaan pendaftaran peserta tanggal 28 Mei, tercatat sudah 11 propinsi yang memastikan ikut berlaga pada invitasi nasional itu.

Ke-11 daerah tersebut ialah propinsi Bali, Jatim, Mal uku, Sulut, Sulsel, Sultra NTB, Jogyakarta, Jateng dan tuan rumah Sulteng.

“Kami kini menunggu pendaftaran peserta dari 16 pengda lain nya.” Kata Azwar yang didampingi Ketua Panitia Penyelenggara KERJURNAS Voli Pasir 1997, Letkol Pol Drs Djadjang Saiful Zaman.

Sesuai konfirmasi terakhir pihak panitia, KERJURNAS voli pasir di Palu itu akan dibuka Ketua Umum PBVSI, Ny. Sitti Hardianti Rukmana, putri Presiden Soeharto yang dikenal dengan panggilan Mbak Tutut.

Sebelum membuka KERJURNAS voli pasir, Mbak Tutut dijadwalkan akan meresmikan penggunaan sirkuit voli pasir Pengda PBVSI Sulteng di Kodya Palu.

MenurutAzwar, sirkuit yang akan diresmikan itu nantinya akan menjadi anjang pertarungan bergengsi para atiet voli pasir dari berbagai daerah di Indonesia.

Sirkuit yang dibangun dengan dana swadaya masyarakat, antara lain sumbangan dari para pengurus PBVSI Sulteng dan sumbangan sejumlah pengusaha setempat, tanpa menyebutkan nilainya.

Sirkuit itu dibangun diatas areal seluas setengah hektar, berlokasi di halaman gelanggang olahraga (GOR) Kodya Palu di jalan Mohammad Yamin.

Ia berharap, masyarakat Sulteng ikut menyukseskan kegiatan olahraga akbar tersebut, mengingat KERJURNAS voli pasir itu baru pertama kali disenggarakan di propinsi itu dan Sulteng sebagai tuan rumah.

Sebelumnya, Ketua Harian KONI Sulteng, Brigjen TNI Samikoen, mengatakan propinsi yang memiliki garis pantai terpanjang di Indonesia dan kini dihuni sakitar hampir dua juta jiwa itu, sangat berpotensi untuk pengembangan olahraga bolavoli pasir.

Alasannya, kata Samikoen, selain memiliki pantai berpasir sangat luas dan cocok untuk dijadikan sarana latihan, juga propinsi itu menyimpan banyak bibit atlet muda berbakat.

Sumber : ANTARA (05/06/1997)

_______________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 570-571.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.