100 UNIT KERAMBA APUNG DITEBAR DI WADUK SERMO YOGYA

100 UNIT KERAMBA APUNG DITEBAR DI WADUK SERMO YOGYA[1]

 

Yogyakarta, Antara

Sekitar 100 unit keramba apung untuk membudidayakan 75 ton benih ikan nila merah akan ditebar di perairan Waduk Sermo, desa Hargowilis, Kokap, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta.

Menurut Kepala Dinas Perikanan Provinsi DI Yogyakarta, Ir. H. Sudadi ketika panen perdana uji coba budidaya ikan merah dengan keramba apung di waduk Sermo, akhir pekan lalu, jika budidaya ikan nila merah melalui keramba apung itu berhasil, konsumsi ikan di Yogyakarta akan naik menjadi 13 kg/kapita/tahun.

Menurut Sudadi, tingkat konsumsi ikan di Provinsi DIY, rata-rata hanya 8,2 kg/ kapita/tahun, atau masih jauh di bawah angka nasional sebesar 20 kg/kapita/tahun.

Panen perdana uji coba ikan nila merah dengan keramba apung yang hasil kerjasama Dinas Perikanan Provinsi DIY dan Fakultas Pertanian Jurusan Perikanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu dilakukan Bupati Kulonprogo , Drs.Suratidjo.

Panen perdana uji coba budidya ikan nila merah dengan keram ba apung  diwaduk Sermo itu menghasilkan 2,6 ton dengan empat unit keramba apung ukuran 6×6 meter dan 3×3 meter.

Waduk sermo yang diresmikan oleh Presiden Soeharto tahun lalu memiliki luas genangan 157 hektare, dan sekitar 3,14 hektare diantaranya direncanakan digunakan sebagai lahan budidaya ikan nila merah, katanya.

Sumber : ANTARA (31/03/1997)

__________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 292-293.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.