Des 062017
 

UTUSAN SEKJEN PBB HADIRI SIDANG ESCAP

Jakarta, Antara

Direktur Jenderal Pembangunan dan Kerjasama Ekonomi Intemasional PBB, Jean Ripert, Jumat malam, tiba di Jakarta mewakili Sekjen PBB Javier Perez de Cuellar ke sidang tahunan Komisi Ekonomi dan Sosial Asia Pasifik (ESCAP) yang berlangsung mulai Senin pekan depan.

Di bandara Soekamo Hatta, pejabat tinggi PBB itu disambut oleh Sekretaris Eksekutif ESCAPS. Kibria, yang tiba di Jakarta sembilan jam sebelumnya, dan Kepala Perwakilan Program Pembangunan PBB (UNDP) di Indonesia, Galal M. Magdi.

Kepada wartawan, Ripert seorang Perancis, mengatakan bahwa kunjungannya itu mewakili de Cuellar dania menyatakan senang sekali berada di Indonesia untuk pertama kalinya itu.

Menjawab pertanyaan ANTARA, Ripert seorang yang bertanggungjawab dalam masalah ekonomi dan pembangunan global itu, menyebutkan bahwa kedatangannya itu diharapkan dapat mendengar langsung dari pemerintah Indonesia mengenai apa yang seharusnya dilakukan PBB untuk Indonesia.

“Kami di New York hanya mengetahui masalah masalah abstrak seperti perhitungan-perhitungan statistik,” katanya.

Oleh karena itu, Ripert, lepas dari acara ESCAP, akan mengadakan kunjungan kehormatan kepada Presiden Soeharto hari Selasa, setelah Presiden Soeharto membuka sidang ESCAP ke-44 itu hari Senin.

Direncanakan pada hari Selasa itu, Ripert juga akan mengadakan kunjungan kehormatan kepada Menlu Ali Alatas ,yang disebutnya sebagai “kawan lama” sewaktu Alatas menjadi Kepala Perwakilan RI di PBB New York.

Pada hari Selasa, Ripert juga akan bertemu Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas Saleh Afiff. Pada setiap kunjungan itu, Ripert akan disertai Galal M. Magdi.

Sebelum kunjungan itu, pada hari Sabtu dan Minggu, Ripert akan berada di Bali untuk melihat proyek kerjasama Indonesia dengan PBB dan sebelum meninggalkan Jakarta pada Rabu siang, Ripert akan melihat Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) di Bandung, Rabu pagi.

Sidang ESCAP ke-44 itu akan dilaksanakan di Jakarta 11-20April. Diharapkan 300 menteri dan sejumlah peserta lainnya dari 40 negara lebih di kawasan Asia dan Pasifik ikut dalam pertemuan tahunan itu.

Sekretaris Eksekutif ESCAP S. Kibria, yang kantornya berkedudukan di Bangkok, mengatakan bahwa isu sentral dari sidang menyangkut pengembangan sumber daya manusia di samping masalah-masalah lainnya yang dihadapi oleh negara­negara berkembang pada umumnya.

Menanggapi tema ini, Galal M. Magdi menyatakan bahwa isu pengembangan tenaga kerja sangat berkaitan dengan program-program yang dilaksanakan oleh UNDP selama ini baik di Indonesia maupun di negara-negara lainnya.

Jakarta, ANTARA

Sumber : ANTARA(08/04/1988)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku X (1988), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 287-288.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: