Mar 112013
 

Presiden Soeharto: Penerangan Era Orde Baru Bukan Indoktrinasi

 (Departemen Penerangan di Negara Demokrasi Lebih Berat di Banding Negara Otoriter)[1]

SENIN, 8 Maret 1971, Presiden Soeharto menyampaikan amanat tertulis pada rapat kerja Departemen Penerangan di Jakarta. Pada kesempatan itu secara mendasar Presiden telah mengarahkan peranan Departemen Penerangan pada umumnya, dan khususnya peranan para juru penerang dalam masa pembangunan ini. Presiden mengatakan bahwa dalam negara yang menganut demokrasi seperti Indonesia, tugas penerangan jauh lebih berat bila dibandingkan dengan negara-negara totaliter. Dalam kaitan dengan perbandingan tersebut, dikatakan oleh Presiden soeharto bahwa penerangan pada masa Orde Baru bukan “indoktrinasi” yang dipaksakan seperti pada masa Orde lama, penerangan dimasa Orde Baru adalah memberi penjelasan kepada masyarakat, menguasai masalah-masalah yang kita hadapi bersama, menggugah perhatian masyarakat untuk ikut memikirkan dan memecahkan masalah-masalah itu serta menggerakkan kegiatan mayarakat untuk melaksanakan program-program bersama. (AFR)



[1] Dikutip Langsung dari Buku Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret 1973, hal 310-311