Jul 302013
 

Gubernur Sutran (Irian Jaya), Menghadap Presiden Soeharto

 Laporkan Musibah Gempa di Irian Jaya[1]

SABTU, 10 Juli 1976 Selama hampir satu jam, siang ini Presiden Soeharto menerima Gubernur Irian Jaya, Sutran, di Istana Merdeka. Gubernur Sutran menghadap untuk melaporkan tentang gempa bumi yang terjadi di daerahnya baru-baru ini. Dilaporkannya kepada Presiden bahwa akibat gempa bumi itu terasa dengan parah di Kabupaten Jaya Wijaya, yaitu daerah Eipomek dan Nalca, keduanya di Kecamatan Kurima, disamping Bine dan Okbab yang terletak di Kecamatan Okbibah.

Kepala Negara sangat prihatin akan musibah itu, dan menyatakannya sebagai bencana nasional. Dalam hubungan ini Presiden menyerukan agar semua pihak memberi bantuan yang serius. Sementara itu Kepala Negara memutuskan untuk memberikan bantuan sebesar Rp. 100 juta; dana tersebut akan dipergunakan oleh pemerintah daerah untuk memindahkan penduduk dari beberapa daerah yang dilanda gempa. (AFR).


[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973-23 Maret 1978“, hal 376. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin, diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta tahun 2003.