Mar 232014
 

Pidato Balasan Presiden Soeharto Pada Penyerahan Surat Kepercayaan Dubes Jepang

Pidato Balasan Presiden Soeharto pada Upacara Penyerahan Surat-surat Kepercayaan Yang Mulia Sumio Edamura, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Jepang untuk Indonesia tanggal 21 November 1987 di Istana Merdeka, Jakarta. Naskah selengkapnya dikemukakan sebagai berikut:

Feb 272014
 

Pidato Balasan Presiden Soeharto Pada Penyerahan Surat Kepercayaan Dubes Jepang

Pidato Balasan Presiden Soeharto pada Upacara Penyerahan Surat-surat Kepercayaan Yang Mulia Toshiaki Muto, Duta Besar Luar  Biasa  dan Berkuasa Penuh Jepang untuk Republik Indonesia tanggal 19 Januari 1985 di Istana Merdeka, Jakarta. Naskah selengkapnya dikemukakan sebagai berikut:

Feb 092014
 

Pidato Presiden Soeharto Pada Jamuan Santap Malam Menghormat Perdana Menteri Jepang

Pidato Presiden Soeharto pada Jamuan Santap Malam Resmi untuk Menghormat Yang Mulia Perdana Menteri Jepang dan Nyonya Nakasone tanggal 1 Mei 1983 di Istana Negara, Jakarta. Naskah selengkapnya dikemukakan sebagai berikut:

Feb 082014
 

Presiden Soeharto Menerima Utusan Khusus PM Tanaka[1]

 RABU, 14 FEBRUARI 1973, Takeo Kimura, utusan khusus Perdana Menteri Tanaka, hari ini diterima Presiden Soeharto di Istana Merdeka. Menurut Takeo Kimura, pembicaraannya dengan Presiden Soeharto menyangkut usaha untuk mempererat hubungan Jepang dengan Indonesia. (WNR)



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret 1973″, hal 506. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Jan 122014
 

Presiden Soeharto: Indonesia-Jepang Perlu Perhatikan Kawasan Bersama[1]

RABU, 9 JANUARI 1974, Presiden Soeharto pagi ini menerima surat kepercayaan dari Duta Besar Jepang yang baru, Ryozo Sunobe, di Istana Merdeka. Dalam pidatonya, Presiden mengatakan bahwa Indonesia dan Jepang perlu memberikan perhatian istimewa atas kawasan bersama  di Asia ini. Untuk memberi isi yang makin nyata pada landasan hubungan antara kedua negara, maka kedua negara perlu mengembangkan kerjasama yang menjamin kemanfaatan yang sama besarnya dari pihak yang satu terhadap pihak yang lain. Demikian antara lain dikatakan oleh Kepala Negara. (WNR)



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973-23 Maret 1978″, hal 91. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Jan 112014
 

Pidato Presiden Soeharto Pada Jamuan Santap Malam Kenegaraan Untuk Menghormat Yang Mulia Perdana Menteri Jepang

Pidato Presiden Soeharto pada Jamuan Santap Malam Kenegaraan untuk Menghormat Yang Mulia Perdana Menteri Jepang dan Nyonya Suzuki (beserta terjemahan dalam bahasa Inggris) tanggal 10 Januari  1981 di Istana Negara, Jakarta. Naskah selengkapnya dikemukakan sebagai berikut:

Dec 262013
 

Pidato Balasan Presiden Soeharto Pada Jamuan Makan Malam Yang Diadakan Oleh Perdana Menteri Jepang

Pidato Balasan Presiden Soeharto pada Jamuan Makan Malam yang diadakan oleh Perdana Menteri Jepang  tanggal  7 Juni 1979 di Tokyo, Jepang.  Naskah selengkapnya dikemukakan sebagai berikut:

Dec 262013
 

Sambutan Presiden Soeharto Pada Jamuan Makan Siang Diselenggarakan Oleh Badan-Badan Dan Organisasi-Organisasi Ekonomi Swasta Jepang

Sambutan Presiden Soeharto pada Jamuan Makan Siang yang diselenggarakan oleh Badan-badan dan Organisasi-organisasi Ekonomi Swasta Jepang tanggal 7 Juni 1979 di Tokyo, Jepang. Naskah selengkapnya dikemukakan sebagai berikut:

Dec 102013
 

Presiden Soeharto Beri Petunjuk Kabulog Untuk Berunding dengan Jepang[1]

SABTU, 9 DESEMBER 1972, Presiden Soeharto pagi ini telah memberikan petunjuk-petunjuk kepada Kepala Bulog Achmad Tirtosudiro sebagai bekal untuk perundingan dengan pejabat-pejabat pemerintah Jepang. Kepala Bulog akan berangkat ke Tokyo untuk merundingkan realisasi bantuan pemerintah Jepang kepada Indonesia berupa 150.000 ton beras. Dalam pertemuan tersebut hadir pula Ketua Bappenas Widjojo Nitisastro. (WNR).



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret 1973″, hal 490 Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003