SEKJEN GERAKAN PRAMUKA DUNIA INGIN TEMUI PRESIDEN SOEHARTO

SEKJEN GERAKAN PRAMUKA DUNIA INGIN TEMUI PRESIDEN SOEHARTO

 

 

Jakarta, Antara

Sekjen Organisasi Gerakan Pramuka Dunia Jacques Moreillon akan menemui Presiden Soeharto sebagai bagian dari dialognya dengan sejumlah pemimpin dunia tentang kemungkinan dilakukannya kerja sama antara negara maju dan Dunia Ketiga bagi pengembangan gerakan pramuka di negara Dunia Ketiga.

Ketua Umum Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Mashudi selesai diterima Presiden Soeharto di Bina Graha, Selasa menjelaskan kepada wartawan bahwa tokoh tersebut merencanakan menemui Presiden Soeharto di Jakarta pada bulan Juni 1990.

Setelah menemui Presiden Soeharto, Sekjen Gerakan Pramuka itu juga akan berdialog dengan Presiden Mesir Husni Mubarak, Presiden Kenya, Costa Rieva, dan Raja Swedia.

Disamping melaporkan kunjungan tersebut, Mashudi menyampaikan pula hasil­hasil Konperensi Pramuka Asia Pasifik di Taipeh bulan September serta rencana pertemuan perlebahan (apirnondial) yang berlangsung di Brazil, tanggal 22-28 Oktober.

Menurut Mashudi, pada konperensi di Taipeh tersebut, Indonesia diminta untuk menjadi tuan rumah konperensi Pramuka Asia Pasifik berikutnya tahun 1992.

Mashudi mengatakan, Presiden Soeharto menyetujui penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah pertemuan itu, yang diharapkan dihadiri sekitar 500 peserta. Konperensi itu berlangsung di Jakarta atau di Yogyakarta.

Ketika berbicara tentang apimondial, Mashudi mengatakan, Indonesia akan menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah pada tahun 1993 setelah berlangsungnya pertemuan apirnondial di Yugoslavia tahun 1991.

 

 

Sumber : ANTARA (10/10/1989)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XI (1989), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 341.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.