SARDJANA2 MERAH MENJELUSUP KE-MANA2

SARDJANA2 MERAH MENJELUSUP KE-MANA2[1]

. Group Trio Diprojek Nefo

. Kebanjakan Sarjana Golongan F

 

Djakarta, Kompas

Sejumlah sardjana2 Indonesia lulusan berbagai universitas Rusia dan negara2 Eropa Timur lainnja jang terbukti melakukan kegiatan anti Pemerintah Indonesia dan berusaha membangun kembali PKI, berhasil diamankan oleh pihak berwadjib dalam suatu operasi baru2 ini. Demikian “chas” dalam penerbitannja terachir minggu ini.

Sardjana2 tersebut adalah anggota fraksi (daftar F) PKI yang disusupkan keberbagai instansi Pemerintah dan swasta. Umumnja mereka menduduki posisi penting pada departemen2, malahan ada yang menempati kursi Direktur Djenderal (dirdjen) salahsatu departemen.

Sebelum bekerdja didepartemen kebanyakan sardjana2 itu bertugas di KOPRONEF (Komando Projek NEFO) di Senajan, Djakarta, jang kini mendjadi projek MPRS/DPRGR. Di tempat itu mereka membentuk group2 trio, seperti group Ir. K, Ir. W dan S Msc, lazimnja mereka mendapat pembinaan chusus dari gembong CC PKI Djokosujono.

Sewaktu G30S/PKI gagal dalam pertjobaan coup pada tanggal 1 Oktober 1965, sardjana2 tersebut berusahan menghilangkan djedjaknja tetapi tetap memelihara hubungan dengan gembong2 PKI jang mendjadi buronan. Malahan mereka harus menerima garis2 perdjoangan partai melalu siaran gelap seperti Mimbar Rakjat.

Ternyata banjak sardjana2 itu berhasil menghapuskan djedjaknja untuk beberapa tahun hingga achirnja tertjium oleh alat2 negara baru2 ini. Diantaranja jang berhasil seperti Ir. AS seorang sardjana listrik lulusan universitas di Budapest, Hongaria jang menduduki djabatan Dirdjen.

Umumnja sebelum mendapat tugas beladjar kenegara2 komunis mereka pernah memasuki ormas2 PKI seperti Pemuda Rakjat, CGMI atau IPPL. (DTS)

Sumber: KOMPAS (13/03/1970)

 

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku II (1968-1971), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 615-616.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.