Agu 032017
 

RUDINI DAN ANTON SOEDJARWO TERIMA BINTANG MAHAPUTRA

 

 

Dalam rangkaian peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Rl ke 41, Presiden Soeharto akan menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Mahaputra kepada 11 orang dalam satu upacara di Istana Negara, 14 Agustus mendatang.

Ketua Dewan Tanda-tanda Kehormatan, M. Panggabean selesai diterima Presiden Soeharto, di Istana Merdeka, Senin, menyatakan, penganugerahan tanda jasa tahun ini tanpa Mahaputra Adipurna (Tanda jasa kelas satu).

Lima orang yang akan mendapat Bintang Manaputra Adipradana (kelas II) adalah Jendral Rudini (bekas KSAD), Laksamana TNI M. Rudini (bekas KSAL), Marsekal Sukardi (bekas KSAU) dan Jenderal Pol Anton Soedjarwo (bekas Kapolri) serta Sarwo Edhie Wibowo (Ketua BP7).

Penerima Bintang Mahaputra Utama (kelas III) 3 orang adalah Mayjen Azwar Anas (Gubernur Sumbar), Mayjen Purn Ir. Soedarto (KepalaProyek Istiqlal) dan Brigjen H. Gatot Suherman (Gubernur NTB).

Bintang Mahaputra Pratama (kelas IV) dianugerahkan kepada HR. Mangoendiprodjo (bekas Residen/Kepala daerah Lampung) dan Sudiro (bekas Gubernur DKI Jakarta).

Penerima anugerah Mahaputra yang telah almarhum tahun ini adalah Maskoen Soemadiredja, jabatan terakhir anggota Tim P-7 dan pernah menjabat sebagai Ketua Badan Pertimbangan Perintis Kemerdekaan.

WN Belanda

Panggabean juga mengumumkan bahwa penerima tanda jasa diantaranya adalah 2 warga negara Belanda. Mereka adalah Ir. Lodeficus Johanes Moesterman yang dinilai berjasa membantu pendidikan pertanian kepada 389 orang Indonesia dan almarhum Prof. Dr. Ir. W.J. Van Bloemenstein.

Warga Belanda yang terakhir ini dinilai beijasa berdasarkan kegiatannya sejak tahun 1930 di Purwakarta untuk meneliti pengairan di Jabar dan menulis buku mengenai sistem pengairan yang terbaik di Indonesia.

Penerima tanda-tanda jasa lainnya adalah Satya Lencana Kemerdekaan 14 orang, Satya Lencana Pembangunan 57 orang, Satya Lencana Karya Satya 1791 orang, Satya Lencana Wirakarya 62 orang dan Satya Lencana Pepera 3 orang.

Dewan Tanda-tanda Jasa tahun ini terdiri dari anggota Surono, Alamsyah, Ali Wardhana dan Sekjen, Mayjen Syaukat Banjaransari.

Penerima tanda jasa sejak penganugerahannya diatur oleh Undang-undang Darurat No. 4 tahun 1959 sampai sekarang berjumlah 159.364 orang. (RA)

 

 

Jakarta, Suara Karya

Sumber : SUARA KARYA (05/08/1986)

 

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku VIII (1985-1986), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 547-548.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: