Jul 312017
 

PRESIDEN TERIMA DELEGASI PARLEMEN PAKISTAN

Presiden Soeharto di Bina Graha Kamis pagi menerima kunjungan kehormatan delegasi parlemen Pakistan yang dipimpin oleh Amir Abdulah Rokari.

Misi delegasi parlemen Pakistan yang mengunjungi Indonesia sejak 24 Juli lalu itu untuk mempelajari dan melihat dari dekat kemajuan program keluarga berencana di negeri ini,

Walaupun pertemuan dengan Presiden Soeharto hanya dalam waktu singkat namun Presiden telah menjelaskan secara lengkap dan terperinci mengenai keberhasilan program KB di Indonesia kata ketua delegasi parlemen Pakistan Amir Rokari kepada wartawan.

Rokari menyatakan dalam kunjungan ke Indonesia tidak hanya melihat kemajuan di bidang program KB tetapi juga di bidang bidang lainnya.

Dalam pertemuan itu, kepala negara menjelaskan kepada delegasi parlemen pakistan mengenai program transmigrasi di Indonesia. Pimpinan delegasi menyatakan bahwa program transmigrasi yang dilaksanakan di Indonesia memang beralasan untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk.

Dukung Indonesia

Atas pertanyaan wartawan, Rokari menegaskan bahwa dalam pertemuan delegasi Pakistan dengan Presiden Soeharto sama sekali tidak dibicarakan masalah politik, namun ia menegaskan kembali bahwa Pakistan mendukung Indonesia dalam masalah Timor-Timur.

Mengenai pengungsi Afghanistan di Pakistan sekarang ini Rokari menyatakan sudah mencapai tiga juta orang lebih (sekitar 3,3 juta orang).

Sejak kedatangannya di Indonesia delegasi parlemen Pakistan itu sudah menemui Menteri Kesehatan, Menteri agama, Gubernur DKI Jakarta dan wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam kunjungan kehormatan kepada Presiden Soeharto delegasi parlemen Pakistan itu disertai Kepala BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana nasional) Dr. Haryono suyono. (RA)

….

 

Jakarta, Antara

Sumber : ANTARA (31/07/1986)

 

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku VIII (1985-1986), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 430-431.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: