Sep 202017
 

PRESIDEN SOEHARTO TTG LAPORAN AUDIO VISUAL

 

 

 

 

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto hari Sabtu mengingatkan, pembangunan sektor industri sulit memperoleh kemajuan pesat apabila tidak didukung sektor lain. “Yang penting adalah saling mengerti permasalahan dan memiliki rasa tanggung jawab bersama, sehingga tanpa diminta suatu instansi melakukan kegiatan yang memang diperlukan untuk menunjang pembangunan sektor lain,” kata Kepala Negara di Bina Graha Jakarta setelah menyaksikan laporan audio visual tentang peletakan kerangka landasan dalam pengaturan, pembinaan dan pengembangan industri nasional.

Dalam hubungan itu Kepala Negara meminta seluruh pejabat dan instansi agar merasa terpanggil untuk memberikan andil bagi pelaksanaan pembangunan yang saling menunjang antar sektoral. Sebab, katanya, pembangunan di satu sektor tidak mungkin berhasil baik tanpa dukungan sektor lain yang terkait.

Sebagai contoh, Presiden menunjuk keberhasilan pembangunan sektor pertanian umumnya dan pencapaian tahap swasembada beras khususnya. Ia menegaskan, keberhasilan sektor tersebut bukan semata-mata karena keberhasilan Departemen Pertanian.

“Nampaknya seolah-olah itu sebagai hasil prestasi para petani dan petugas pertanian dalam meningkatkan produksi padi, padahal di belakang itu ada kegiatan­ kegiatan besar di luar Deptan dan petani,” katanya pula.

Ia menjelaskan, tidak mungkin para petani meningkatkan produksi padinya apabila penyediaan pupuk tidak terjamin di desa-desa, pembangunan irigasi dan bendungan tidak digalakkan dan fasilitas angkutan darat maupun Iaut tidak lancar. “Jadi di situ jelas dukungan sektor lain amat penting,” tambahnya.

Hadir dalam penyajian laporan audio-visual itu antara lain Menko Ekuin Ali Wardhana, Menteri/Sekretaris Negara Sudharmono, Menteri Perindustrian Hartarto, Menteri/Ketua Bappenas J.B. Sumarlin, Menkeu Radius Prawiro, Menteri Pertambangan dan Energi Subroto, Menhut Sudjarwo, Menteri KLH Emil Salim, Menpen Harmoko, Menmuda UP3DN Ginanjar Kartasasmita, Menmud Urusan Peningkatan Produksi Peternakan dan Perikanan J. Hutasoit, Menmuda/Sekretaris Kabinet Moerdiono. (LS)

 

 

Sumber: ANTARA (08/08/1987)

 

 

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IX (1987), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 511.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: