Mar 202017
 

PRESIDEN SOEHARTO SERUKAN AGAR PARA PURNAWIRAWAN ABRI TETAP BERSEMANGAT JUANG

Presiden Soeharto menyerukan kepada para purnawirawan ABRI agar dalam mengatasi berbagai kesulitan yang mereka hadapi dalam kehidupan tetap dengan semangat juang.

Seruan ini dikemukakan Kepala Negara ketika menerima Ketua Umum PB Pepabri, Widya Pranata di Bina Graha, Jakarta, hari Selasa.

Dalam pertemuan dengan Presiden, Widya Pranata melaporkan perkembangan organisasi Pepabri.

Presiden juga meminta agar purnawirawan yang masih cukup mempunyai kemampuan dan cakap agar membantu pemerintah dalam menyebarluaskan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P-4).

Widya Pranata selesai diterima Presiden menjelaskan kepada pers, bahwa yang dimaksud dengan semangat juang dalam mengatasi kesulitan itu ialah bahwa para purnawirawan dalam menghadapi kesulitan jangan sampai berkeluh kesah.

Jumlah Warakawuri 22.500 orang

Ny. Djamin Ginting, Ketua V PB Pepabri yang juga mendampingi Ketua Umum Pepabri bersama Ny. Wiguna Ketua Umum PB Persatuan Ibu Pumawirawan ABRI (Perip), menjelaskan bahwa jumlah warakawuri, para isteri yang suaminya sudah meninggal, sekarang ini di seluruh Indonesia mencapai 22.500 orang.

Atas pertanyaan mengenai kesejahteraan mereka, Ny. Djamin Ginting mengatakan bahwa kesejahteraan warakawuri ini jauh dari pada sempurna. Oleh karena itu Pepabri bersama organisasi pendamping Perip mengusahakan membantu meningkatkan kesejahteraan para isteri ABRI ini dengan membentuk koperasi.

Dalam tahap permulaan ini telah terbentuk sebuah koperasi simpan pinjam di Jakarta.

Ny. Djamin Ginting mengatakan para isteri warakawuri lebih menyukai koperasi simpan pinjam ini daripada menyelenggarakan perkumpulan arisan.

Menurut Ny. Djamin Ginting, orang yang ikut dalam arisan adalah orang yang berutang sedang yang masuk koperasi adalah orang yang berpiutang.

Sementara itu Ketua Umum PB Perip Ny. Wiguna ketika menjelaskan mengenai orgartisasi yang dipimpinnya mengatakan bahwa Perip beranggotakan para isteri purnawirawan ABRI, termasuk di dalamnya warakawuri.

Perip bertujuan untuk menampung aspirasi pada isteri ABRI, baik isteri purnawirawan yang masih didampingi suaminya maupun warakawuri dalam kegiatan kewanitaan.

Jumlah anggotaPerip ini sekarang ini mencapai 265.000 orang. Organisasi Perip ini juga mendapatkan bimbingan dari Menmud urusan Peranan Wanita karena Perip juga tergabung dalam Kowani (Kongres Wanita Indonesia). (DTS)

Jakarta, Antara

Sumber: ANTARA (24/10/1979)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 189-190.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: