Mei 172017
 

PRESIDEN SETUJU SURAT EDARAN TENTANG KEHADIRAN DALAM UPACARA KEAGAMAAN

Jumlah calon jemaah haji Indonesia yang diberangkatkan mulai 4 September sampai dengan 30 september berjumlah 66.350 orang, Menteri Agama Alamsyah mengatakan hari ini, Selasa, di Bina Graha.

Dia tidak melaporkan masalah pemberangkatan haji itu kepada Presiden, "karena semuanya sudah bisa diselesaikan dengan baik," kata Menteri.

Kepada Presiden Soeharto dilaporkan tentang hasil Musyawarah Wadah Umat Beragama yang berakhir tanggal 25 Agustus yang lalu di Jakarta.

Dikatakan, Presiden setuju akan dikeluarkannya sebuah surat edaran oleh Departemen Agama kepada semua instansi tentang kehadiran seseorang dalam upacara-upacara keagamaan.

Seseorang pemeluk agama lain boleh saja menghadiri perayaan umat beragama lainnya, tetapi juga boleh tidak hadir. Upacara peribadatan hanya diperuntukkan kepada pemeluk agamanya masing masing, kata Alamsyah.

Dengan dikeluarkannya surat edaran ini diharapkan persoalan-persoalan yang dihebohkan selama ini dapat diatasi.

Menteri Alamsyah mengatakan, juga telah dilaporkannya peristiwa kebakaran yang baru-baru ini terjadi di Palembang hasil dari tinjauannya tanggal 27 dan 28 Agustus yang lalu.

Dari 36.500 rumah orang yang kehilangan, diantaranya 30.000 jiwa orang Palembang asli, sehingga dapat ditampung oleh sanak keluarganya, tetapi yang 6.500 orang lagi adalah pendatang yang ditampung di sebuah gudang panjang.

Pemerintah Daerah telah merencanakan untuk membangun 50 barak, guna menampung korban kebakaran itu, kata Alamsyah.

Pemerintah Pusat telah menyatakan kesediaannya untuk memberikan bantuan, berdasarkan laporan biaya yang akan diajukan oleh Pemerintah Daerah, kata Alamsyah.

Berbicara tentang pembangunan rumah-rumah ibadah, Menteri mengatakan tetap didasarkan atas keputusan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri tahun 1969, yaitu harus ada persetujuan dari masyarakat di sekitamya. (DTS)

Jakarta, Merdeka

Sumber: MERDEKA (02/09/1981)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku VI (1981-1982), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 508-509.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: