Mar 312017
 

PRESIDEN SERAHKAN BANTUAN KREDIT RP 130 JUTA PADA INKOVERI

Presiden Soeharto hari Rabu di Bina Graha, menyerahkan bantuan kredit sebanyak Rp 130 juta kepada Pengurus Induk Koperasi Veteran RI (Inkoveri) yang akan digunakan untuk simpan-pinjam bagi 130 koperasi primer veteran.

Ketua Bidang Ekuin Markas-Besar Legiun Veteran RI, Budiardjo, yang ikut mendampingi Pengurus Inkoveri dalam penyerahan bantuan Presiden itu, menjelaskan kepada pers, bahwa masing-masing koperasi primer itu mendapatkan Rp. 1 juta untuk kegiatan simpan pinjam.

Budiardjo yang pernah menjabat sebagai Menpen itu mengatakan bahwa bantuan pinjaman itu diberikan dengan jangka waktu pengembalian lima tahun, termasuk satu tahun masa tenggang dan tanpa bunga.

Presiden meminta bahwa pinjaman itu harus dikembalikan oleh para anggota koperasi, bukan diberikan begitu saja. Oleh karena itu harus ditetapkan berapa bunganya agar Inkoveri nantinya dapat mengembalikan bantuan pinjaman itu pada waktunya.

Budiardjo mengatakan kini sedang dibicarakan dan dilakukan tawar-menawar dengan koperasi2 primer berapa bunga pinjaman yang akan diberikan pada para anggotanya. Bunga pinjaman itu tentunya akan ditetapkan seringan2nya.

Rp 1 juta menjadi Rp 15 juta

Budiardjo mengatakan kegiatan simpan pinjam tersebut sekarang ini merupakan kegiatan pokok yang sangat diperlukan para anggota. Dia menyebutkan koperasi primer Klaten yang menonjol dalam kegiatan simpan pinjam ini. Koperasi ini untuk kegiatan simpan pinjam itu mendapat bantuan kredit Rp 1 juta dari Yayasan Harapan Kita yang dipimpin lbu Tien Soeharto.

Menurut Budiardjo, kegiatan simpan pinjam koperasi primer di Klaten itu menunjukkan kemajuan yang memberikan harapan.

Modal Rp 1 juta yang diberikan Yayasan Harapan Kita itu kini telah berkembang menjadi Rp 10 sampai Rp 15 juta.

Berdasarkan pengalaman itu Inkoveri berkesimpulan bahwa 130 koperasi primer yang masing2 akan mendapat kredit modal dari Presiden itu akan mampu mengembalikan bantuan modal tersebut pada waktunya.

Inkoveri Kembalikan Citra Koperasi

Budiardjo mengatakan bahwa Inkoveri mempunyai dua misi dalam menjalankan kegiatannya. Pertama mengembalikan citra koperasi dan kedua membina para anggota veteran untuk berdiri sendiri. Inkoveri beranggotakan 168 koperasi primer yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan juga mempunyai 179.000 lebih anggota perorangan.

Kini koperasi primer itu sudah mempunyai modal kurang lebih Rp. 370 juta, dengan berbagai kegiatan usaha.

Inkoveri tidak hanya melakukan kegiatan di bidang usaha produksi dan perdagangan tapi juga melakukan kaderisasi. Kini sudah dididik 500 orang kader koperasi yang terdiri dan anak2 veteran yang tidak dapat melanjutkan sekolahnya.

Salah satu hasil nyata Inkoveri selama sembilan tahun itu ialah penyerahan 4.000 tenaga ketja melalui berbagai kegiatannya.

Dalam upacara itu hadir Ketua Umum Inkoveri Ali Muljadi, Bendahara A. Rachman dan empat orang pengurus Inkoveri lainnya. (DTS)

Jakarta, Antara

Sumber: ANTARA (19/12/1979)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 517-518.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: