Agu 232017
 

PRESIDEN RI SOEHARTO DUKUNG MUBARAK MESIR

Presiden Soeharto hari Kamis menyampaikan salam dan dukungannya kepada Presiden Hosni Mubarak yang telah memperoleh suara mayoritas untuk memimpin Mesir dalam masa jabatan kedua kali.

Salam dan dukungan itu disampaikan Presiden Soeharto melalui bekas Menteri Wakaf Mesir Prof.Dr.Mohammed El Ahmadi Abou El Nur yang mengadakan kunjungan kehormatan kepada Kepala Negara di Bina Graha, Jakarta.

Hosni Mubarak diberitakan memperoleh suara mayoritas untuk memimpin Mesir dalam masa jabatan enam tahun keduanya, dalam suatu plebisit umum yang berlangsung di negara tersebut hari Senin.

Presiden Soeharto menyampaikan salam dan dukungan bagi Presiden Mubarak setelah sebelumnya menjelaskan kepada bekas menteri wakaf Mesir tentang hasil-hasil pembangunan eli Indonesia, termasuk mengenai kebijaksanaan pembinaan kerukunan umat beragamadi negeri ini.

Kepada wartawan seusai diterima Kepala Negara, Mohammed El Ahmadi yang didampingi MenteriAgama Munawir Sjadzali menambahkan bahwa dalam pertemuan itu Presiden Soeharto juga menegaskan keinginan Indonesia menjalin kerja sama dengan berbagai bangsa demi terciptanya perdamaian dunia.

Khusus mengenai hubungan kerja sama Indonesia-Mesir di bidang pendidikan agama tingkat pendidikan tinggi, Mohammed El Ahmadi menilai hubungan tersebut saat ini terasa lebih nyata peningkatannya.

Memberikan argumentasi atas penilainnya itu, bekas menteri wakaf Mesir menyebutkan bahwa berbagai fakultas yang ada di Universitas AI Azhar Kairo dewasa ini juga sudah dimiliki oleh IAIN di Indonesia.

Mohammed El Ahmadi Abou El Nur berada di Jakarta setelah menghadiri suatu seminar internasional tentang ukhuwah Islamiyah di Kuala Lumpur Malaysia akhir bulan lalu. Dalam seminar tersebut dia dan Munawir Sjadzali mendapat kehormatan untuk tampil sebagai pembicara-pembicara utama. (RA)

 

 

Jakarta, Antara

Sumber : ANTARA (08/10/1987)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IX (1987), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 256-257.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: