PRESIDEN MINTA VETERAN RAMPUNGKAN TUGAS SEBAIK­-BAIKNYA

PRESIDEN MINTA VETERAN RAMPUNGKAN TUGAS SEBAIK­-BAIKNYA

 

 

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto meminta para veteran untuk merampungkan tugasnya mengantar bangsa Indonesia memasuki tahap tinggal landas, sama dengan tugas sejarah yang telah dilaksanakannya yaitu melahirkan, menegakkan dan mempertahankan kemerdekaan.

Harapan tersebut disampaikan Kepala Negara di Bina Graha, Rabu ketika menerima para anggota Dewan Paripurna Pusat Legiun Veteran Republik Indonesia yang mengadakan sidang di Jakarta tanggal 21-22 Mei.

“Sejak proklamasi kemerdekaan hingga sekarang, telah hampir setengah abad lamanya generasi pembebas menyumbangkan darma baktinya bagi perjuangan bangsanya. Karena itu, kurun waktu sekarang merupakan bagian-bagian akhir dari darma bakti generasi pembebas kepada bangsanya,” kata Presiden.

Tekad generasi pembebas adalah tugas sejarah itu yang dapat dirampungkan dengan hasil sebaik-baiknya, kata Presiden. Kepada para anggota dewan yang dipimpin Ketua Kharis Suhud, Presiden mengatakan para veteran harus mengerahkan seluruh kekuatan yang dimilikinya untuk melaksanakan tugas itu. Harapan itu disampaikan karena veteran tersebar di seluruh lapisan masyarakat.

“Meskipun pembangunan kita telah mendekati saat tinggal landas, sebagai karya manusia pembangunan juga tidak luput dari kekurangan dan kelemahan. Sebagai pejuang yang selalu dengan tegak menghadapi masa depan, kita mengambil pelajaran secara dewasa dari segala kemajuan dan kekurangan tadi,” ucap Presiden.

Kepala Negara meminta para veteran untuk tidak mengendurkan semangatnya dalam menghadapi berbagai tantangan itu. Bahkan sebaliknya membangkitkan semangat untuk berjuang lebih gigih lagi apalagi sikap ini telah menjadi tradisi semua pejuang.

Dalam kesempatan itu, Presiden Soeharto juga berbicara tentang berbagai kemajuan dalam bidang ekonomi, sosial budaya, dan politik, dengan mengatakan semuanya itu merupakan perwujudan kerja keras dan ketekunan masyarakat dalam melaksanakan pembangunan.

“Jika kita renungkan, akan tampak jelas bahwa modal utama generasi pembebas dalam memberikan darma baktinya kepada bangsanya adalah kesetiaan kepada Pancasila, semangat tidak kenai menyerah serta rasa persatuan dan kesatuan yang tinggi,”kata Presiden.

Kemajuan dalam bidang politik antara lain berhasil disehatkannya struktur dan budaya politik. Sementara itu pembangunan bidang ekonomi telah mengakibatkan semakin meningkatnya kesejahteraan rakyat.

Kepala Negara membenarkan bangsa Indonesia memang telah beberapa kali menghadapi masa sulit dan berat dalam perjuangannya. Namun berkat kesetiaan terhadap ideologi Pancasila itulah, maka masa-masa sulit itu dapat dilalui dengan baik.

“Saya yakin bahwa dengan modal yang sama maka generasi penerus juga akan berhasil dalam perjuangannya untuk melanjutkan pembangunan bangsanya,” kata Kepala Negara. Seusai menyampaikan amanatnya, Presiden beramah tamah dengan para anggota Dewan Paripurna Pusat LVRI antara lain GH.Mantik, F.Eman, Leo Lopulisa, Rais Abin, dan Gatot Suwagio. (SA)

 

 

Sumber : ANTARA (21/05/1991)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XIII (1991), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 41-42.

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.