Feb 142018
 

PRESIDEN MINTA PERSENTASE SIARAN PEDESAAN DITINGKATKAN

 

 

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto telah menginstruksikan Menteri Penerangan Harmoko untuk meningkatkan persentase program dan siaran pedesaan, serta informasi yang bersifat menghibur yang sekarang mencapai 30 persen dari keseluruhan siaran.

Peningkatan persentase siaran bagi masyarakat pedesaan ini dijelaskan Harmoko kepada wartawan setelah melaporkan kepada Presiden Soeharto Jl. Cendana, Sabtu tentang kegiatan operasional penerangan selama tahun 1989.

“Persentase program dan siaran yang ditujukan untuk khalayak di pedesaan akan kita tingkatkan yang berkaitan dengan persentase isi informasinya,” kata Harmoko ketika menjelaskan instruksi Kepala Negara itu.

Ia mengatakan, untuk tahun mendatang, persentase siaran bagi masyarakat pedesaan ini akan mencapai 40 persen dari keseluruhan siaran.

Ketika menjelaskan siaran yang bersifat hiburan, Harmoko mengatakan, jika sebuah materi siaran disampaikan dengan gaya yang terlalu serius atau ilmiah, mungkin para petani tidak bisa memahaminya. Tapi kalau penyampaiannya dilakukan melalui gaya yang lucu seperti “Ria Jenaka” maka materinya akan lebih mudah diserap.

Kepada Presiden Soeharto dilaporkan pula tentang persiapan peringatan Hari Pers Nasional tahun 1990 yang akan dipusatkan di Ujungpandang.

Harmoko mengatakan, pers sekarang telah mengalami kemajuan pesat. Ia mencontohkan, jika beberapa tahun lalu, konsumsi kertas koran baru mencapai 90.000 ton/tahun, sekarang telah mencapai 140.000 ton/tahun.

 

 

Sumber : ANTARA (23/12/1989)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XI (1989), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 681.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: