Apr 182018
 

PRESIDEN MINTA MASYARAKAT ALOR BERSWADAYA PERBAIKI KERUSAKAN

 

 

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto menjanjikan bantuan bagi masyarakat Kabupaten Alor, NTT, yang terkena musibah gempa bumi, namun diharapkan penduduk setempat juga berswadaya memulihkan keadaan.

Masalah rehabilitasi ini dijelaskan Gubemur NTT Hendrik Femandez kepada pers setelah melapor kepada Presiden Soeharto di Bina Graha, Kamis, tentang musibah yang menimpa penduduk 4 Juli.

Fernandez mengatakan gempa yang terjadi berulang kali itu menewaskan 28 penduduk setempat, melukai 199 orang. Gempa itu juga mengakibatkan rusaknya berbagai prasarana dan sarana seperti jaringan pipa air bersih, jalan dan jembatan.

Ia mengatakan gempa itu menyebabkan hilangnya jalan sepanjang 300 meter. Kerugian yang diderita akibat gempa ini mencapai Rp 20 miliar.

Departemen Sosial telah memberikan bantuan uang Rp 50 juta, dan Yayasan Dana Gotong Royong memberikan cek bernilai Rp 65 juta.

Beberapa lembaga lainnya juga memberikan bantuan seperti makanan. Ia mengatakan, yang paling diperlukan masyarakat adalah dana untuk memperbaiki berbagai prasaran dan sarana, termasuk gedung sekolah.

 

 

Sumber : ANGKATAN BERSENJATA (18/07/1991)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XIII (1991), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 667-668.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: