PRESIDEN: INDONESIA MAMPU EKSPOR KAMBING DAN DOMBA 3 JUTA

PRESIDEN: INDONESIA MAMPU EKSPOR KAMBING DAN DOMBA 3 JUTA[1]

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto mengatakan, Indonesia harus mencoba memanfaatkan kemampuannya untuk mengekspor kambing dan domba karena terdapat potensi untuk mengekspor tiga juta ekor/tahun. Ketika menjelaskan hasil pertemuannya dengan Kepala Negara di Bina Graha, Kamis, Penasehat Arena Promosi Peternakan Indonesia (Aprosando), Kharis Suhud, mengatakan kepada pers bahwa peluang ekspor amat besar karena negara di Timur Tengah saja setiap tahun memerlukan 12 juta kambing dan domba.

Kepala Negara mengatakan kepada pengurus Aprosando yang akan mengadakan pameran ternak di arena PRJ Kemayoran  25-29 September bahwa sektor peternakan juga bisa dimanfaatkan untuk menanggulangi kemiskinan.

Pendapat Presiden itu dikemukakan karena hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin kecil lahan sawah seorang petani maka peranan sektor peternakan dalam menunjang mata pencaharian mereka semakin besar.

Kharis Suhud, mantan Ketua MPR/ DPR mengatakan, pada pameran ternak ini juga akan diadakan berbagai kegiatan, antara lain seminar. Di tempat yang sama, Kepala Negara juga menerima Menteri Tenaga Kerja Jordania Chalid Mohammad Ahmad Salah yang didampingi Menaker Abdul Latif. Dalam kesempatan ini dibahas upaya meningkatkan hubungan bilateral terutama ekonomi. (T/ EU02/LN09/26/08/9312:48)

Sumber:ANTARA(26/08/1993)

_________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XV (1993), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 576-576.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.