Agu 092018
 

PRESIDEN : INDONESIA AKAN TERUS BANTU BOSNIA[1]

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto menegaskan kembali bahwa Indonesia akanterus memberikan bantuan politis kepada orang-orang Bosnia, yang sebagian besar muslim, dalam melawan agresi Serbia.

Seusai menemui Kepala Negara di kediaman Jalan Cendana Jakarta, Sabtu, utusan Presiden Bosnia, Ejup Ganic, kepada pers mengatakan Indonesia juga berjanji akan terus mengadakan kontak dengan para pemimpin dunia.

Presiden, yang didampingi Menlu ad-interim Edi Sudradjat dan Kepala Badan Pelaksana Gerakan Non-Blok (GNB) Nana Sutresna, menjelaskan kepada tamunya tentang basil kunjungan Dubes Keliling GNB Achmad Tahir ke berbagai negara.

Presiden Soeharto yang kinimenjabat Ketua GNB telah mengirim Achmad Tahir ke Jerman, Rusia, Jenewa (Swiss) untuk bertemu dengan para pemimpin setempat guna ikut memecahkan krisis Bosnia dengan Serbia dan Kroasia.

Ketika ditanya wartawan tentang bantuan lain yang diperlukan pihak Bosnia dewasa ini, Ganic menyebutkan bahwa bangsanya amat memerlukan bantuan kemanusiaan seperti makanan dan obat.

Kepada Presiden Soeharto, utusan khusus Presiden Bosnia itu menjelaskan situasi terakhir di Bosnia Herzegovina yang sebagian besar penduduknya beragama Islam.

“Kami minta dukungan politis kepada Indonesia mengingat negeri ini sebagian besar penduduknya beragama Islam  dan juga sedang menjadi Ketua GNB,” kata Ganic.

Kepala Badan Pelaksana GNB, Nana Sutresna, menjelaskan bahwa Ejup Ganic telah meminta Indonesia agar meyakinkan negara-negara besar tentang perlu ditingkatk:annya usaha menyelesaikan krisis di Bosnia.

“Jika peserta Sidang Majelis Umum PBB telah memahami perlunya penyelesaian masalah Bosnia, maka tidak demikian halnya di Dewan Keamanan,” kata Nana mengutip ucapan Ganic.

Amerika Serikat telah mendukung resolusi tentang masalah tersebut, namun resolusi itu diveto negara-negara Eropa, kata Nana.

(T.EU02/DN08/25/09/93 10:211 SRI/)

Sumber : ANTARA (25/09/1993)

______________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XV (1993), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 241-242.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: