Agu 112018
 

PRESIDEN BERTEMU DENGAN BEN ALI DAN YASSER ARAFAT DITUNISIA [1]

Malta, Suara Pembaruan

PEMBICARAAN antara Presiden Soeharto dengan Presiden Ben Ali, berlangsung hari ini (Senin 15 November) pukul 11.30 waktu setempat, atau pukul 17.30 WIB (perbedaan waktu Jakarta dengan Tunisia adalah 6 jam) di Istana Carthage, Tunisia. Dijadwalkan pembicaraan berlangsung selama satu jam.

Diperkirakan, pembicaraan antara kedua Kepala Negara, selain masalah bilateral dan intemasional juga akan membicarakan masalah yang dihadapi negara­ negara anggota GNB, karena Tunisia juga adalah anggota GNB. Dalam masalah bilateral, pembicaraan diperkirakan akan menyangkut hubungan ekonorni kedua negara. Indonesia selama ini banyak mengimpor pospat dari Tunisia, sementara itu Indonesia juga telah mengekspor mesin-mesin tekstil ke Tunisia seperti yang dilakukan oleh Texmaco Group. Perusahaan ini juga mendirikan pabrik tekstil.

di Tunisia.

Selain mengadakan pembicaraan dengan Presiden Tunisia, pada hari pertama kunjungan disini, Presiden Soeharto juga meletakkan karangan bunga di Taman Makam Pahlawan Sejoumi, yang dilakukan setelah pembicaraan dengan Presiden Ben Ali. Senin sore waktu setempat, Kepala Negarajuga mengadakan pertemuan dengan Ketua Parlemen Tunisia di Gedung Parlemen dan juga mengadakan kunjungan ke Mesjid Ezzitouna.

Senin malam waktu setempat (subuh waktu Indonesia Barat), Presiden dan Ny Ben Ali menyelenggarakan jamuan makan malam kenegaraan menghormati Presiden dan Ibu Tien Soeharto, bertempat di Istana Carthage. Dalam jamuan makan malam kenegaraan tersebut, kedua Kepala Negara akan menyampaikan pidatonya.

Rombongan Presiden dan Ibu Tien Soeharto yang menggunakan  pesawat DC-I 0 Garuda Indonesia, tiba di Tunisia hari Senin ( 15/ 11) pukul 10.00 waktu setempat (16.00 WIB). Demikian laporan wartawan Pembaruan, Mansyur Barus dari Malta Minggu malam. Pesawat Garuda Indonesia dengan Nomor Penerbangan GA 9001 yang terbang dari Malta, memasuki wilayah Tunisia dikawal oleh empat buah pesawat F-5 Angkatan Udara Tunisia.

Di tangga pesawat, Kepala Negara disambut Presiden Tunisia beserta Nyonya Ben Ali. Dalam acara penyambutan, diperdengarkan lagu kebangsaan kedua negara dan dentuman meriam sebanyak 21 kali. Dentuman meriam dilakukan tidak dalam waktu bersamaan dengan lagu kebangsaan kedua negara, tapi pada waktu Presiden dan Ibu Tien Soeharto masih berada di atas tangga pesawat. Sedangkan lagu kebangsaan kedua negara diperdengarkan setelah Presiden Soeharto dan Presiden Ben Ali berada di mimbar kehormatan.

Pesawat DC-10 Garuda Indonesia yang membawa rombongan Presiden Soeharto meninggalkan Halirn Perdanakusuma Jakarta hari Sabtu (13/ 11) pukul19 .00 WIB. Pesawat tersebut tiba di Abu Dhabi pukul 12.00 waktu setempat atau pukul 03.00 WIB hari Minggu (14/ 11), setelah pengisian bahan bakar pesawat melanjutkan perjalanan ke Malta dan tiba di Malta hari Minggu (14/11) pukul 04.00 waktu setempat atau pukul l0.00 WIB.

Di tangga pesawat, Presiden Soeharto disambut oleh Wakil Perdana Menteri Malta yang juga menjabat Menteri Luar Negeri, Guido de Marco setelah istirahat sekitar 15 menit di ruang tunggu VIP, Kepala Negara dan rombongan menuju Wisma Negara San Anton Palace, tempat Presiden dan Ibu Tien Soeharto menginap. selama di Malta.

Sebelumnya, Presiden Soeharto merencanakan untuk menginap di hotel selama berada di Malta. Namun karena permintaan pihak pemerintah Malta sendiri, maka kepada Presiden dan Ibu Tien Soeharto akhirnya menginap di Wisma Negara San Anton Palace. Selain itu Presiden Soeharto juga Minggu sore waktu setempat akan mengadakan kunjungan kehormatan kepada Presiden Malta, Censu Tabone. Minggu malam Presiden Censu Tabone akan mengadakan jamuan makan malam tidak resmi menghormati Presiden dan Ibu Tien Soeharto. Jamuan makan malam tersebut, tidak diacarakan sebelumnya.

Bertemu Yasser Arafat

Direncanakan dalam kunjungan 3 hari di Tunisia, Presiden Soeharto akan mengadakan pertemuan dengan Presiden Palestina, Yasser Arafat. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung hari Selasa (16/ 11) bertempat di Istana Essada La Marsa, tempat Presiden dan Ibu Tien Soeharto menginap selama di Tunisia.

Pertemuan dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 waktu setempat atau 01.00 WIB hari Rabu (17/11). Pertemuan akan berlangsung selama 30 menit. Presiden dan Ibu Tien Soeharto beserta rombongan akan meninggalkan Tunisia hari Rabu (17/ 11) pukul 11.00 waktu setempat atau 17.00 WIB, untuk mengadakan kunjungan kerja ke Seattle, Amerika Serikat, dalam rangka menghadiri pertemuan informal kepala-kepala pemerintahan APEC tanggal 19-20 November  1993.”

Sumber: SUARA PEMBARUAN (15/11/1993)

______________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XV (1993), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 282-284

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: