Nov 232017
 

PRESIDEN BERI TUGAS KEPADA MENPERA BARU SISWONO

Jakarta, Antara

Program pembangunan perumahan lima tahun mendatang tetap akan memperhatikan anggota masyarakat yang berpenghasilan rendah, perbaikan kampung dan penyehatan perurnahan di pedesaan.

“Ini pesan-pesan Presiden Soeharto ketika saya dipanggil, Jum’at lalu untuk menerima tugas mengabdi kepada masyarakat luas, sebagai Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera),”kata Ir. Siswono Judo Husodo kepada ANTARA di rumah kediamannya, Senin malam.

Wakil Ketua Kadin Indonesia ini mengatakan, jabatan Menteri Negara Perumahan Rakyat merupakan suatu penghormatan yang sangat tinggi untuk memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara. “Di swasta juga bisa memberikan pengabdian, tapi jabatan ini kemungkinan kita memberikan pengabdian lebih luas,” katanya.

Apakah mendengarkan pengumuman susunan Kabinet Pembangunan V yang disampaikan Presiden Soeharto? “Saya kaget, ketika pulang ke rumah pukul 19.00 WIB banyak wartawan yang menyampaikan selamat, karena belum resmi, mereka saya ajak melihat TV mendengarkan pengumuman itu,” ujar Siswono.

Siswono pada waktu malam itu memakai pakaian sederhana, baju kaos sport, celana panjang biasa dan sepatu sport terlihat sibuk meladeni pertanyaan wartawan, diselingi mengangkat telpon yang sebentar-sebentar berdering membawa ucapan selamat teman, handai tolan dan sahabatnya.

Pekerjaan apa yang akan dilakukan pertama setelah resmi diumumkan menjadi Menpera? “Besok seharian akan melepaskan jabatan komisaris-komisaris 12 perusahaan yang saya pegang dan menyelesaikan dengan menanda tanganinya,” Ujarnya.

Pendidikan dan Karir

Siswono yang lahir di Longiram, Kalimantan Timur, 4 Juli 1943 menyelesaikan kuliah di Fakultas Teknil Sipil ITB tahun 1968, menikah dengan Ratih Djody Gondokusumo, SH putri mantan Menteri Kehakiman.

Ia juga mengikuti pendidikan Manajemen Keuangan LPPM kemudian menjadi Direktur Utama PT. Bangun Cipta Sarana 1969-1983, kemudian menjadi Komisaris 1983 serta 11 perusahaan lainnya.

Putra dr. Soewondo mantan Wakil Gubemur DKI Jakarta 1962-1966 itu rajin bekerja dan berorganisasi, selain di Golkar juga di Kadin menjabat sebagai Wakil Ketua, Wakil Ketua Asosiasi Kontraktor Indonesia, Wakil Presiden Organisasi Real Estate sedunia (FIABCI), Ketua Dewan Kehormatan Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) dan mantan Ketua Umum DPP 1983-1986 serta Departemen Koperasi & Wiraswasta DPP Golkar.

Ia selain rajin membaca dan menggemari olahraga, juga mampu menulis buku, antara lain “Warga baru tentang Kasus Cina di Indonesia” yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Yayasan Padamu Negeri 1985.

Jakarta, ANTARA

Sumber : ANTARA (22/03/1988)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku X (1988), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 80-81.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: