Jul 172017
 

PERLU DISADARI KUALITAS MANUSIA BERKEMBANG DARI DIRI SENDIRI

Presiden Soeharto menyatakan, untuk mencapai masyarakat adil makmur yang berdasarkan Pancasila, peranan kualitas manusia Indonesia sangat Penting.

Presiden menyatakan hal itu Kamis pagi di Bina Graha ketika menerima Pengurus Himpunan Indonesia untuk pengembangan Ilmu-ilmu Sosial (HIPIS) untuk menyerahkan hasil Seminar Nasional “Kualitas Manusia Dalam Pembangunan” di Palembang 19-22 Maret 1984.

Presiden menghargai kegiatan HIPIS tersebut. Tetapi juga diingatkan, untuk mencapai kualitas manusia yang kita inginkan, kita juga harus menyadari kodrat manusia, yang selain terdapat unsur-unsur baiknya, juga terdapat unsur-unsur tidak baiknya. Manusia, selain bersifat individu, juga sosial. Juga ditegaskan bahwa kualitas manusia bukan untuk kehidupan di dalam sesudah mati.

Dalam hubungan ini, Presiden menekankan akan perlunya sifat pengendalian diri. Juga ditekan kan pentingnya selalu menyadari kepada masyarakat bahwa kualitas manusia itu juga sekarang, akan punya pengaruh pada masa yang datang.

Dr. M. Alwi Dahlan, Ketua Umum HIPIS 1984-1986 kepada para wartawan menyatakan, Presiden menaruh perhatian terhadap peranan ilmu-ilmu sosial untuk pembangunan nasional sekarang ini. Bahkan, Presiden mengharapkan terhadap ilmu­ilmu sosial dapat terus meningkatkan peranannya dalam pembangunan untuk itu HIPIS diminta sumbangan-sumbangan pemikiran bagi Pemerintah, untuk menyempurnakan pelaksanaan pembangunan nasional.

Susunan Pengurus HIPIS 84/86 itu ialah Ketua Umum Dr. M. Alwi Dahlan, Ketua l Prof. Bintoro Tjokoroamidjoyo MA, Ketua II Ismid Hadad MA, Sekretaris I dan II masing-masing Dr. Mulyanto Sumardi, dan Ir.Suma T. Djajadiningrat, Bendara Drs. Abdurachman Suryomihardjo dan anggota harian Drs. Tojiman Sidikprawiro MA dan Dr. Budhi Santoso.

Hasil seminar di Palembang itu telah disimpulkan sebanyak 12 halaman kuarto, hasil kongkrit belum ada, tetapi seminar telah mengelompokkan beberapa permasalahan yang akan dijabarkan lebih lanjut. (RA)

Jakarta, Berita Buana

Sumber : BERITA BUANA (04/05/1984)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku VII (1983-1984), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 902-903.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: