PENGUASAAN IPTEK CIPTAKAN BUDAYA MASYARAKAT INDUSTRI

PENGUASAAN IPTEK CIPTAKAN BUDAYA MASYARAKAT INDUSTRI[1]

 

Jakarta, Antara

Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dapat menciptakan masyarakat dengan budaya industri, kata Ketua Komisi X DPR, Markus Wauran.

Masyarakat industri bersikap kerja keras, hemat, cermat, disiplin dan menghargai waktu, katanya kepada ANTARA,  di Jakarta, Rabu. Ia menyatakan, alasannya iptek selalu berkembang dan mengalami berbagai perbaikan. Pengembangan iptek diharapkan dapat mengubah budaya masyarakat. Dalam pidato kenegaraan pada Rapat Paripuma Masa Sidang I tahun 1995/ 1996, di DPR, Presiden Soeharto mengatakan sektor industri adalah penggerak roda perekonomian bangsa di masa depan. Industrialisasi adalah proses perubahan dari masyarakat agraris menjadi masyarakat industri, yang juga berarti bahwa industria1isasi adalah proses budaya . “Karena itu, kita harus membangun budaya masyarakat yang memiliki ciri-ciri masyarakat  industri  seperti  kerja keras, hemat,  cermat, tanggungjawab,  disiplin, menghargai waktu dan tekad untuk menghasilkan yang terbaik,” kata Kepala Negara. Markus juga mengatak:an Indonesia tidak dapat segera menyamakan kemampuan ipteknya dengan negara maju yang lebih dulu mengembangkan iptek.

“Ini harus dimulai sekarang , kalau tidak Indonesia tidak akan mungkin dapat bersaing dengan negara lain di era perdagangan global di masa depan,”katanya pula.  (T-PU 16/ 14:00/16/8/95/PU02/RU2)

Sumber : ANTARA ( 16/08/1995)

____________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVII (1995), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 610-611.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.