PENAS VIII PERTASI KENCANA AKAN DIBUKA PRESIDEN SOEHARTO

PENAS VIII PERTASI KENCANA AKAN DIBUKA PRESIDEN SOEHARTO

 

 

Magelang, Antara

Presiden Soeharto akan membuka Pekan Nasional Pertemuan Kontak Tani Nelayan (Penas) VIII dan Hari Krida Pertasi Kencana (Pertanian, Koperasi, Keluarga Berencana) di Lapangan Olahraga Drh. Soepardi Desa Sawitan, Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (15/7).

Penutupan pertemuan akbar ini pada 20 Juli 1991, dilakukan oleh Wapres Soedarmono, demikian Panitia Pelaksana Penas VIII setempat menyatakan, Sabtu.

Acara yang akan berlangsung selama lima hari ini dihadiri 7.000 peserta dari 27 propinsi di seluruh Indonesia. Pada kesempatan itu Presiden Soeharto menyerahkan tanda penghargaan kepada sejumlah gubernur dan para bupati yang telah berhasil dalam meningkatkan produksi pangan di daerahnya.

Dijadwalkan, Presiden Soeharto mengadakan temu wicara dengan para peserta yang ingin melakukan beberapa peragaan kegiatan mereka sehari-hari di sektor perikanan dan koperasi.

 

Yogya

Untuk menyambut Penas VIII pertasi Kencana itu, D.I. Yogyakarta telah melakukan peringatan Dharma Pertasi-Kencana Tingkat Provinsi di desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Kamis, ditandai dengan pameran hasil-hasil pembangunan serta penyerahan hadiah untuk para juara berbagai lomba.

Dharm a Pertasi-Kencana ini diadakan untuk memotivasi para petani meningkatkan kegairahannya dalam pembangunan.

Lomba di sektor pertanian, juara umumnya adalah Kabupaten Sleman, yang juga juara umum sektor koperasi. Untuk Keluarga Berencana juara umumnya Kabupaten Gunungkidul dan sektor Kependudukan dan Lingkungan Hidup juara umumnya Kabupaten Kulonprogo.

Penjabat Gubemur D.I.Yogyakarta, Paku Alam VIII dalam sambutannya mengatakan, Dharma Pertasi-Kencana adalah wujud kerja nyata bangsa Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Pada kesempatan itu Paku Alam melepas kontingen D.I. Yogyakarta untuk mengikuti Penas (pekan nasional) ke-8 Pertasi-Kencana, di Mungkid, Magelang, Jawa Tengah.

 

 

Sumber : ANTARA (13/07/1991)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XIII (1991), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 614-615.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: