Apr 142018
 

MENPORA: KEGEMARAN OLAHRAGA BELUM DIIMBANGI PRASARANA

 

 

Jakarta, Antara

Menteri Pemuda dan Olahraga Akbar Tandjung mengatakan, meningkatnya kesadaran dan kegemaran masyarakat Indonesia terhadap olahraga, belum diimbangj dengan tersedianya prasarana dan sarana yang memadai.

Dalam sambutannya pada pembukaan Pameran dan Lokakarya Penyediaan dan Pembangunan Prasarana Olahraga di Pemukiman, di Gedung Jakarta Design Center, Jakarta, Jum’at, Menpora mengatakan, kemampuan pemerintah masih terbatas, jadi perlu adanya kerjasama dengan pihak swasta untuk mengatasi hal ini.

Perlunya perhatian pihak swasta dalam penyediaan sarana olahraga ini, menurut Menpora, sesuai dengan anjuran Presiden Soeharto dalam sambutannya pada puncak acara peringatan Hari Olahraga Nasional 8 September lalu. Sarana olahraga bagi masyarakat ini sangat diperlukan terutama di lingkungan pemukiman, katanya.

Dengan makin meningkatnya pembangunan real estate maupun Perumnas maka penyediaan sarana dan prasarana olahraga pun menjadi syarat bagi perencana pembangunannya. Namun demikian kenyataannya tidak semua pemukiman baru merniliki prasarana olahraga, jadi perlu dicari jalan keluar untuk mengatasi hal tersebut.

“Saya yakin, kalangan investor dan developper menyadari pentingnya penyediaan dan pembangunan prasarana olahraga di daerah pemukiman seperti yang telah dipersyaratkan, hanya saja mungkin ada kendala-kendala yang belum dapat diselesaikan,” kata Menpora.

Adanya dukungan swasta yang menyediakan sarana dan prasarana olahraga di tempat pemukiman, akan dapat merangsang kegemaran masyarakat untuk berolahraga.

“Kemungkinan suatu saat dari tempat-tempat seperti ini akan lahir bibit olahragawan yang berbakat dan berkualitas,” tambahnya.

Dikatakannya, idealnya untuk daerah-daerah pemukiman dan tingkat desa serta kecamatan, diprioritaskan prasarana olahraga yang sederhana tapi memenuhi persyaratan, sehingga biayanya pun relatif murah.

Selanjutnya prasarana olahraga pada pusat-pusat kegiatan seperti instansi pemerintah, perusahaan, pabrik, sekolah dan kampus, diharapkan prasarana olahraganya lebih lengkap dengan standar yang tepat sehingga dapat dimanfaatkan sebagai tempat pembibitan dan pertandingan regional.

Sedangkan untuk tingkat kabupaten dan propinsi, diarahkan untuk memiliki prasarana olahraga yang lebih lengkap seperti adanya stadion yang mencakup lintasan atletik, gedung serba guna, kolam renang dan fasilitas berbagai jenis olahraga lainnya, kata Menpora pada lokakarya dan pameran yang akan berlangsung hingga Sabtu ini.

Dalam lokakarya tersebut tampi l sebagai pembicara antar lain Menpera Ir. Siswono Yudohusodo, Asisten III Menpora Drs. A. Azis Parady, mantan atlet bulutangkis Ferry Sonneville dan tokoh olahraga nasional M.F.Siregar.

Lokakarya dan pameran prasarana olahraga bagi pemukiman yang diselenggarakan kantor Menpora, bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) ini berlangsung dua hari hingga Sabtu.

 

 

Sumber : ANTARA (27/09/1991)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XIII (1991), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 628-629.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: