MENLU ALATAS : PRESIDEN TAK AKAN MENGUNJUNGI TAIWAN

MENLU ALATAS : PRESIDEN TAK AKAN MENGUNJUNGI TAIWAN[1]

 

Jakarta, Media Indonesia

Menlu Ali Alatas menegaskan Presiden Soeharto tidak akan berkunjung ke Taiwan dalam kapasitas apapun.

“Mustahil Kepala Negara apalagi dalamjangka dekat ini akan mengunjungi Taiwan.” tandasnya menjawab pertanyaan wartawan, sebelum Sidang Kabinet Terbatas bidang Ekku, Wasbang, Prodis di Bina Graha, Jakarta, kemarin.

Menurut Alatas, berita itu jelas tidak memiliki dasar sama sekali karena sumber berita yang menyebutkan rencana kunjungan itu memang tidak jelas.

Ketika diingatkan mengenai kunjungan Presiden Taiwan Lee Teng-hui yang dalam kedudukan sebagai pribadi berkunjung ke Bali beberapa waktu lalu, padahal rencana kunjungan itu sebelumnya dibantah pihak Taiwan, Menlu mengatakan

“Saya tegaskan kembali, Presiden tidak akan berkunjung ke Taiwan.”

Dia juga menyatakan keheranannya sampai tersiar berita mengenai rencana kunjungan tersebut. Menlu sebelumnya juga, sudah menjelaskan mengenai ketidakbenaran rencana kunjungan Kepala Negara ke Taiwan itu. Menjawab pertanyaan, Alatas menjelaskan bahwa berbagai masalah itu tidak berkaitan dengan kebijakan politik satu Cina yang dianut oleh pemerintah.

“Jadi hal itu sama sekali di luar konteks.” tuturnya.

Menjawab pertanyaan apakah ada upaya untuk meredakan ketegangan Cina dan Taiwan, Menlu mengemukakan bahwa hal itu sudah ada saluran-salurannya. Menurut dia, bukan menjadi tugas negara lain untuk mencampurinya.

“Saya kira sudah ada persetujuan dan kesepakatan, tentunya inilah yang kita ikuti dengan penuh perhatian.” tambahnya.

Pada bagian lain ketika ditanya tentang pengung si Vietnam di P. Galang, Menlu menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia kini tengah mengusahakannya agar bisa selesai tahun ini. Bagi Indonesia, katanya, hal ini sudah mendesak karena P. Galang nantinya akan merupakan bagian dari Proyek Barelang. Karena itu, tuturnya, pemerintah Indonesia tengah mengusahakan untuk mempercepat pemulangan para pengungsi ke Vietnam terutama bagi yang tidak lulus screening.

“Bagi mereka yang dianggap sebagai pengungsi murni kini sedang diusahakan bagi mereka penempatannya di negara ketiga.” ujarnya.

Ketika ditanya apakah tidak ada kendala dalam pemulangan bagi mereka yang tidak lulus screening, Alatas mengatakan bahwa sebagian pengungsi itu kinisudah dipulangkan setelah diberi penjelasan. Dia mengakui memang ada yang bersikap keras tetapi pemerintah optimis pada akhimya mereka akan bisa pulang. (Rid/I-3)

Sumber : MEDIA INDONESIA (08/02/ 1996)

_________________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVIII (1996), Jakarta : Antara Pustaka Pertama, 2008, hal 164-165

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.