KUD CAKRANEGARA MASUK NOMINASI LIMA BESAR TERBAIK NASIONAL

KUD CAKRANEGARA MASUK NOMINASI LIMA BESAR TERBAIK NASIONAL[1]

 

Mataram, Antara

Koperasi unit desa (KUD) Cakranegara, Kecamatan Cakranegara , Kotamadya Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), berhasil masuk nominasi lima besar lomba KUD tingkat nasional tahun 1994. Kakanwil Departemen Koperasi Dan Pembinaan Pengusaha Kecil  NTB Ir. Widjono Anwari mengatakan Jumat penghargaan kepada KUD terbaik menurut rencana diserahkan Presiden Soeharto dalam rangka HUT Pertasi Kencana yang dipusatkan di lapangan Muryantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah 14 Juni mendatang.

Keberhasilan KUD Cakranegara tersebut menurut Widjono, karena ditunjang oleh potensi usaha yang cukup menonjol antara lain pengadaan pangan (beras), palawija, penyaluran saprodi, kredit usaha tani dan simpan pinjam, ditopang manajemen yang cukup bagus. Di samping itu kepercayaan masyarakat terhadap koperasi tersebut cukup tinggi terbukti jumlah anggotanya setiap tahun terus meningkat dan hingga tahun 1993 tercatat 7.245 orang atau 93 persen dari 7.789 orang penduduk potensial di wilayah kerjanya. Sisa hasil usaha (SHU) yang diperoleh KUD Cakranegara menunjukkan peningkatan dari Rp10,17 juta tahun 1992 meningkat menjadi Rp 20,47 juta tahun 1993. Manajer KUD Cakranegara, Ir. Made Mahardika mengatakan, yang menjadi kendala dalam pengembangan usaha KUD yang dipimpinnya terutama dalam pengadaan palawija adalah terbatasnya ketersediaan modal sehingga tidak semua hasil panen para anggotanya bisa ditampung. Ia mengatakan pihaknya kesulitan mendapat kredit dari bank terutama bank pemerintah karena tidak memiliki jaminan yang cukup. Produksi kedelai setiap musim panen di wilayah kerja KUD Cakranegara mencapai 1.000ton sehingga dibutuhkan modal sekitar Rp50 juta, kata Mahardika. (U-MTR.PK01/MTR.001/EL03 /18:38/RE2/  8/07/94 20:13)

Sumber: ANTARA  (08/07/1994)

______________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVI (1994), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 302-303

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.