KESATUAN ABRI DIKERAHKAN UNTUK PENJELESAIAN PROJEK DJATILUHUR

KESATUAN ABRI DIKERAHKAN

UNTUK PENJELESAIAN PROJEK DJATILUHUR [1]

 

Bandung, Berita Yudha

PEDJABAT PRESIDEN djenderal soeharto telah memberikan izin untuk mengerahkan kesatuan2 ABRI guna menjelesaikan pembangunan projek pengairan djatiluhur jang serba-guna dan vital sekali. Dalam rangka civic-mission ABRI.

Demikian diterangkan oleh Menteri Pekerdjaan Umum komandan projek Djatiluhur Ir. Soetami kepada para Bupati jang akan menerima langsung kemanfaatan projek tsb. Tatkala Menteri menindjau projek tsb, dati dekat bebarapa hari jl.

Menteri Soetami menerangkan bahwa biaja untuk periode tahun 1967 bagi projek pengairan djatiluhur itu telah : di-drop” oleh pemerintah akan tetapi tjaranja dilakukan fase demi fase. Diakui bahwa biaja jang didrop tsb. masih kurang kalau dibandingkan dengan rentjana jang sebenarnja.

Ir. Soetami, “kita harus benar2 memutar otak dalam penggunaan biaja tsb. Agar dengan biaja jang minim akan mentjapai hasi jang semaksimal mungkin”.

Guna melaksanakan tudjuan itu menteri PU komandan projek Djatiluhur bermaksud untuk mengadakan perobahan struktur organisasi komando projek Djatiluhur sehingga dengan perobahan itu projek tsb. akan bisa diselesaikan dengan biaja jang minim tadi.

Kepada para Bupati jang bersangkutan, Menteri mengharapkan bantuannja guna kabupaten jang bersangkutan jg akan lansung mengetjap kemanfaatannja.

Demikian Menteri Ir. Soetami.

Dari Udjung Utara Ke Timur

Menteri Pekerdjaan Umum selaku komandan projek Djatiluhur, hari Djum’at telah mengadakan penindjauan dari dekat. Ia dengan menggunakan kendaraan darat telah menindjau projek ini dari mulai udjung Utara (Tjawang) sampai ke udjung Timur (Slamdarma). Dalam kesempatan itu Menteri meneliti persoalan2 tehnis jang timbul untuk selandjutnja diteliti. (DTS)

Sumber: BERITA YUDHA (22/6/1967)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku I (1965-1967), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 865-866.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.