Mar 152018
 

KENDURI PERINGATAN HARI PERNIKAHAN

 

 

Jakarta, Angkatan Bersenjata

Kenduri Peringatan Hari Pernikahan Presiden Soeharto dirayakan secara sederhana di lingkungan keluarga dan hanya dihadiri oleh putera dan puteri, para menantu serta cucu-cucu keluarga Soeharto.

Peringatan Hari Pernikahan Presiden Soeharto dengan Siti Hartinah diawali dengan laporan Ketua Panitia Peringatan Hari Pemikahan, Ny. Tutut Kowara puteri tertua keluarga Soeharto dan penyerahan hadiah­hadiah acara perlombaan olahraga dan pemberian beasiswa.

Peringatan hari Pernikahan tersebut dilanjutkan dengan acara pokok memotong tumpeng Hari Pemikahan Presiden yang ke 43 oleh Bapak Soeharto dan pembacaan surat Alfatihah bersama keluarga serta cucu­-cucu.

Pada tahun 1947 Pemuda Soeharto yang berpangkat Letkol dan menjabat Komandan Resimen, menikah dengan Siti Hartinah, puteri keluarga Sumoharyomo di Kota Solo. Dari pernikahan tersebut keluarga Soeharto dikaruniai enam orang putera dan puteri, dimana lima diantaranya telah menikah dan 11 orang cucu.

Disamping menanamkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Pak Harto selalu berusaha menumbuhkan kecintaan putera puterinya kepada bangsa dan tanah air serta mendidik mereka untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan sosial.

Bersama lbu Tien Soeharto, putera puteri keluarga itu aktif dalam kegiatan Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan yang bertujuan memberikan bantuan bagi masyarakat yang menderita musibah akibat bencana alam.

 

Sumber : ANGKATAN BERSENJATA (27/12/1990)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XII (1990), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 531.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: