KECEMBURUAN SOSIAL BISA TIMBUL JIKA TAK MAMPU KENDALIKAN DIRI

KECEMBURUAN SOSIAL BISA TIMBUL JIKA TAK MAMPU KENDALIKAN DIRI

 

 

Jakarta, Kompas

Presiden Soeharto mengingatkan, kecemburuan sosial bisa timbul jika orang­orang kaya dan mampu tidak bisa mengendalikan diri dan mengkonsumsi kekayaannya secara berlebihan.

Ketika menerima pengurus Real Estate Indonesia (REI) yang baru, dipimpin ketua umumnya Moh.S. Hidayat di Bina Graha hari Rabu, Kepala Negara minta pengusaha yang tergabung dalam REI untuk tidak merangsang orang kaya mengkonsumsikan kekayaannya tanpa batas, dan memamerkan kekayaannya secara berlebihan.

”Tidak ada larangan bagi setiap orang untuk menjadi kaya kalau caranya dengan bekerja keras, dicapai dengan cara yang baik dan halal. Namun mereka hendaknya bisa menahan diri untuk tidak berlebihan mengkonsumsi kekayaannya,” tegas Presiden Soeharto. Pengurus REI melaporkan hasil munas ke-6 yang berlangsung di Jakarta awal bulan ini.

Menanggapi imbauan Presiden, Hidayat mengatakan, pihaknya menyadari sepenuhnya mengenai bahaya kecemburuan sosial tersebut. Untuk itu REI di masa datang akan membangun perumahan dengan berorientasi kepada wawasan lingkungan dan memprioritaskan pembangunan rumah sederhana.

“Kami akan mencoba mengimbau pengusaha REI untuk menahan diri agar tidak membangun rumah supra mewah, misalnya yang kaplingnya 5.000 m2, atau satu ha untuk satu rumah,” ujarnya.

Dalam kaitan ini pula, REI akan meningkatkan rasio pembangunan rumah menengah ke bawah. Perbandingan rumah mewah, rumah menengah dan sederhana sekarang ini 1:5:14, sebelumnya 1:3:6.

 

 

Diikutsertakan

Dilaporkan pula, REI diundang Komisi II dan X DPR untuk ikut serta merumuskan RUU Tata Ruang dan RUU Tata Guna Tanah awal tahun depan. Kedua RUU itu penting sebagai landasan hukum bagi semua pihak dalam melaksanakan pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Presiden juga menekankan agar REI memperhatikan masalah lingkungan, sehingga jangan sampai lahan produktif untuk pertanian di daerah dijadikan permukiman. REI juga diminta membangun rumah vertikal, dan suatu konsep kerja sedang disiapkan untuk merealisasikannya. Selain itu, Presiden juga minta REI turut mengembangkan kawasan industri yang kini boleh diusahakan pihak swasta.

 

 

Sumber : KOMPAS (30/11/1989)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XI (1989), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 946-947.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.