Des 052017
 

KADIN BANTU PROGRAM KABINET PEMBANGUNAN V

Jakarta, Antara

Seluruh pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia bertekad akan bekerja keras membantu mensukseskan program pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Kabinet Pembangunan V.

Penegasan tersebut dikemukakan Ketua Umum KADIN Indonesia, DR. Sukamdani Sahid Gitosardjono dalam percakapannya dengan ANTARA, Senin malam, sehubungan dengan diumumkannya susunan Kabinet Pembangunan V oleh Presiden Soeharto.

Dikatakan,tugas para menteri dalam Kabinet Pembangunan V sangat berat terutama karena keadaan ekonomi Indonesia dalam kurun waktu lima tahun mendatang masih kelabu akibat harga minyak yang tidak menentu dan apresiasi sejumlah mata uang asing terhadap dolar AS yang terus meningkat.

Pinjaman luar negeri Indonesia dewasa ini mencapai sekitar 40 miliar dolar AS dan akan bertambah karena pemerintah akan terus melakukan pembangunan agar tidak terputus terutama dalam persiapan tinggal landas pada Repelita VI mendatang.

Mengingat keadaan hutang luar negeri untuk membiayai pembangunan akan terus meningkat ditambah lagi keadaan harga minyak yang tidak menentu ,maka diperlukan dorongan agar para pengusaha terangsang meningkatkan kegiatan usahanya.

Kepada para menteri Kabinet Pembangunan V, Sukamdani mengharapkan agar dapat bekerjasama tidak saja antar instansi pemerintah tetapi juga dengan dunia usaha yang tergabung dalam KADIN Indonesia.

Sesuai dengan UU no. l tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri (KADIN),maka ketiga pelaku ekonomi nasional yang terdiri dari usaha negara, usaha swasta dan koperasi kini sudah tergabung dalam satu wadah yaitu KADIN yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk menunjang keberhasilan pembangunan terutama dalam memantapkan landasan untuk tinggal landas pada Repelita VI.

Untuk meningkatkan peran KADIN Indonesia sesuai dengan jiwa UU No.1 tahun 1987 tentang KADIN, maka pemerintah perlu memberikan peran yang tegas, terutama keikutsertaan KADIN dalam pembangunan ekonomi.

Guna mengatur kerjasama antara KADIN dengan pemerintah perlu adanya satu lembaga yang mengatur mengenai komunikasi dan konsultasi.

“Dengan adanya lembaga tersebut,maka dunia usaha dapat menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah dan sebaliknya pemerintah sebagai pembuat kebijakasanaan dapat disampaikan ke masyarakat melalui KADIN.”

Ia juga mengharapkan agar Kabinet Pembangunan V membangun iklim usaha yang baik sehingga memberikan rangsangan kepada wiraswasta-wiraswasta baru untuk meningkatkan kegiatan usahaya sebagai upaya untuk menciptakan lapangan kerja baru disamping dapat membantu pertumbuhan nasional.

Sedangkan dalam usaha mengatasi kesenjangan antara si kaya dan si miskin perlu diciptakan pemerataan sehingga kerawanan sosial dapat diatasi.

Mengenai komposisi Kabinet Pembangunan V, menurut Sukamdani penyusunannya sesuai dengan tantangan zaman dan ia yakin para menteri yang baru diangkat yang merupakan putra terbaik bangsa Indonesia mampu mengatasi tantangan yang ada terutama dalam bidang ekonomi.

Atas nama Ketua Umum KADIN, ia juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada KADIN Indonesia dengan diangkatnya dua tokoh KADIN Indonesia yaitu Ir.Siswono Yudohusodo sebagai Menteri Negara Perumahan Rakyat dan Ir.T.Ariwibowo sebagai Menmuda Perindustrian.

Jakarta, ANTARA

Sumber : ANTARA(21/03/1988)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku X (1988), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 281-282.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: