Apr 302017
 

INPRES 14/1981 TENTANG UPACARA PENGIBARAN BENDERA TIAP TANGGAL 17

Presiden Soeharto menginstruksikan kepada para Menteri, Jaksa Agung, para Gubernur, Sekjen Lembaga Tertinggi I Tinggi Negara, Kepala I Pimpinan Lembaga Pemerintahan Non Departemen dan para pimpinan Bank Pemerintah serta Badan Usaha Milik Negara untuk menyelenggarakan upacara pengibaran bendera Merah Putih pada tanggal 17 setiap bulan.

Instruksi Presiden No. 14 tahun 1961 tanggal l Desember dikeluarkan dalam rangka memelihara dan makin rneningkatkan rasa kesadaran nasional, tanggung jawab, pengabdian, persatuan dan disiplin pegawai negeri sebagai aparatur negara dan abdi masyarakat.

Instruksi tersebut menyebutkan jika tanggal 17 jatuh pada hari libur maka penyelenggaraan yang diadakan pada hari kerja berikutnya dalam lingkungan dan tempat masing-masing pada pagi hari sebelum jam kerja.

Dalam instruksi itu disebutkan bahwa upacara tsb. dipimpin oleh inspektur upacara yaitu pejabat pimpinan dalam lingkungan pekerjaan atau pejabat yang ditunjuk.

Acara

Pada upacara tsb. diadakan acara pengibaran bendera merah putih diiringi dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta untuk mengenang arwah pahlawan yang telah gugur.

Selain itu pengucapan I pembacaan pembukaan UUD 1945, pengucapan Ipembacaan Pancasila yang diikuti oleh para peserta upacara dan pengucapan/pembacaan Sapta Prasetya Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia yang diikuti para peserta upacara.

Acara-acara lain seperti penyampaian tanda jasa/kehormatan atau tanda penghargaan lainnya melepaskan mereka yang pensiun pengumuman/pemberitahuan mengenai mutasi jabatan, kenaikan pangkat, tindakan atau langkah penertiban yang telah diambil dalam lingkungan masing dan sebagainya dapat dilakukan apabila dipandang perlu, demikian pula halnya dengan sambutan inspektur upacara.

Untuk lingkungan ABRI, upacara pengibaran bendera tetap dilaksanakan seperti yang selama iniberlangsung, sedangkan untuk lingkungan sekolah dilaksanakan sesuai dengan petunjuk Menteri P dan K. (DTS)

Jakarta, Sinar Harapan

Sumber: SINAR HARAPAN (10/12/1981)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku VI (1981-1982), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 311-312.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: