Jan 272013
 
Incognito, Membaur, Masyarakat

PRESIDEN SOEHARTO SERING INCOGNITO/KUNJUNGAN MENDADAK

Presiden Soeharto sering melakukan incognito, kunjungan langsung kepada masyarakat tanpa pemberitahuan sebelumnya. Kunjungan itu terkadang hanya diiringi oleh ajudan tanpa rombongan besar. Masyarakat yang dikunjungi juga tidak diberitahu terlebih dahulu. Dalam incognito itu Presiden Soeharto membaur dengan masyarakat bawah dan menanggalkan atribut kebesarannya sebagai presiden.

Melalui incognito ini Presiden Soeharto menyerap secara langsung problematika yang ada dalam masyarakat dan tidak hanya mengandalkan informasi dari pembantu-pembantunya. Hal ini menjadikan para pembantu-pembantu dan pejabat-pejabat di daerah berpacu lebih serius untuk menjalankan tugasnya, karena jika bekerja asal-asalan, Presiden lebih mengetahui problematika yang sebenarnya.

Intensitas presiden melakukan incognito ini menjadi salah satu faktor kenapa roda pemerintahan dan program pembangunan terlaksana dengan baik. Bukan sebagaimana tudingan sebagian orang selama ini yang menyatakan kepemimpinannya otoriter. Ketika pimpinan tertinggi memahami hal detail problematika yang dihadapi masyarakatnya, maka para pembantu dan pejabat-pejabat di daerah tidak dapat mengarang cerita tentang kesuksesan di daerahnya jika tidak sesuai fakta.

Presiden Soeharto merupakan sosok bersahaja, bahkan sering mampir di warung-warung penduduk kala melakukan incognito. Berdialog menemui masyarakat sedang bekerja dan menginap di kampung-kampung penduduk. Maka sangat wajar jika program-programnya memperoleh dukungan penuh dari segenap masyarakat.

Galeri Foto:

  • soeharto 239 INCOGNITO (KUNJUNGAN MENDADAK)
  • soeharto 240 INCOGNITO (KUNJUNGAN MENDADAK)
  • soeharto 241 INCOGNITO (KUNJUNGAN MENDADAK)
  • soeharto 243 INCOGNITO (KUNJUNGAN MENDADAK)
  • soeharto 242 INCOGNITO (KUNJUNGAN MENDADAK)
  • soeharto 244 INCOGNITO (KUNJUNGAN MENDADAK)
  • soeharto 245 INCOGNITO (KUNJUNGAN MENDADAK)
  • soeharto 246 INCOGNITO (KUNJUNGAN MENDADAK)

%d bloggers like this: