FALSAFAH KEBANGSAAN PAK HARTO

FALSAFAH KEBANGSAAN PAK HARTO [1]

Jakarta, Media Indonesia

  1. Bangsa itu sebagai sarana untuk kuatnya suatu negara, oleh karena itu jangan mengabaikan rasa kebangsaanmu sendiri agar memiliki bangsa yang berjiwa kesatria
  2. Negara tidak akan berguna kalau tidak mempunyai undang-undang yang menjadi dasar kuatnya suatu negara yang sesuai dengan isi jiwa seluruh bangsa itu.
  1. Yang baik itu kalau mengerti akan hidup bermasyarakat dan bernegara, maka didepan memberi teladan, di tengah menjadi penggerak, di belakang memberi daya kekuatan.
  1. Negara itu dapat tenteram kalau murah sandang pangan, sebab rakyatnya gemar bekerja dan ada penguasa yang mempunyai sifat adil dan berjiwa mulia.
  1. Prajurit yang mencintai rakyat jelata akan disayangi rakyat dalam negara itu dan membuat kokohnya negara dan menjadi perisai negara.
  1. Para pernuda jangan mengabaikan ilmu pengetahuan yang nyata, agar negaranya menjadi masyhur dan dapat membuat keselamatan sesamanya.
  1. Negara yang tersohor itu adalah yang dilindungi Tuhan, mewujudkan tata pemerintahan dan kesejahteraan batin yang berfaedah bagi keselamatan bangsa, tentaranya kuat dan rakyatnya setia.
  2. Pengusaha itu harus membuat tenteram rakyatnya, kalau tidak, dapat terjadi rakyatnya akan merebut kekuasaan dalam negara itu.
  3. Negara itu kuat kalau rakyatnya senang hidupnya dan dihormati oleh negara lain.
  4. Penguasa yang berjiwa besar dan berhati mulia, ambeg paramarta, luhur lahir batin dan gemar prihatin, pasti dijunjung tinggi oleh rakyatnya.
  1. Rakyat itu merupakan perisai negara sewaktu-waktu ada marabahaya.
  2. Jaman penderitaan rakyat akan hilang kalau sudah ada orang yang dapat menghilangkan hal-hal yang menyulitkan.
  3. Jaman penderitaan rakyat akan hilang kalau sudah ada manusia sabar yang mengantarkan pengajaran pengetahuan kepada seluruh rakyat bagi ketenterarnan dunia.
  4. Sandang pangan bagi rakyat itu haruslah dipentingkan, oleh karena itu jangan mengabaikan sandang dan Demikian pula ketenteraman hati rakyat itu perlu agar tidak ada tindakan paksaan dan kekerasan.
  5. Kalau engkau menjadi prajurit, janganlah engkau ingin berkuasa sendiri, sebab akan ada yang mengalahkan dirimu, jikalau engkau sudah tidak ketempatan derajat lagi. Sedang prajurit yang ingin berkuasa karena ada penguasa negara yang tidak berjiwa besar dan berhati mulia, itu bisa menjadi pemuka prajurit di negara itu.
  1. Kalau orang baik yang berkuasa, semua yang jelek kalau dapat diperbaiki, sedang kalau tidak dapat disingkirkan agar tidak menular kejelekannya.
  1. Sifat manusia itu ingin berkuasa , tetapi Tuhan akan memberi kekuasaan sesuai dengan kehendak Tuhan sendiri.
  2. Negara kuat antara lain memang disebabkan karena tentaranya kuat dan rakyatnya Negara yang kuat itu termasuk diberi anugerah dari Tuhan. Sedang penguasa harus memiliki watak jiwa besar dan berhati mulia.
  3. Negara yang semata-mata kuat karena tentaranya kuat dan rakyatnya taat itu belum tentu kuat selamanya, sebab rakyat itu tunduknya hanya karena rasa takut terhadap tentara itu. Sedang negara kuat semata-mata karena rakyatnya taat padahal tentaranya tidak kuat, itu semata-mata karena anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Apalagi kalau menjadi penguasa mempunyai watak jiwa besar dan hati mulia.
  1. Masing-masing desa dan masing-masing negara itu mempunyai tata cara sendiri­ sendiri. (Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya.)
  2. Bila rakyat yang senang kehidupannya lantaran pekerjaan banyak menghasilkan, negara akan menjadi tenteram dan tidak ada yang mencuri milik orang lain.
  1. Kalau engkau menjadi penguasa janganlah hanya ingin dipuji-puji saja, sebab hal demikian itu akibatnya tidak baik.

Cuplikan dari “Butir-butir Budaya Jawa” susunan Hardiyanti Rukmana

Sumber: Media Indonesia (04/09/1992)

______________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XIV (1992), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 718-719.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.