DJANGAN BANGGAKAN DIRI PEMELUK ISLAM 90% PENDUDUK INDONESIA

Ketua Umum Parmusi Mintaredja SH

DJANGAN BANGGAKAN DIRI PEMELUK ISLAM 90% PENDUDUK INDONESIA [1]

 

Djakarta, Kompas

Partai Muslimin Indonesia (Parmusi) akan tetap memilih Presiden Soeharto kembali dalam pemilihan Presiden tahun 1973. Menteri negara Mintaredja SH mengatakan hal itu di Mataram baru2 ini, ketika berbitjara dalam kedudukanja selaku ketua Umum Parmusi, Demikian antara Ampenan 24 Mei.

Selandjutnja Minteredja SH menjatakan bahwa Parmusi telah menjadari bahwa tjara perdjuangan partai2 pada masa jang lampau jaitu memperdjuangkan ideologi adalah merupakan hal jang “out of date” terutama kepada partai2 Islam chususnja. Parmusi Mintaredja mengharapkan agar menjadari hal itu djanganlah kita ummat Islam selalu membanggakan diri bahwa pemeluk islam di Indonesia adalah 90 pCt. Dalam kenjataannja ummat Islam di Negara “statistik”, Islam “sunatan” jg belum menjadari akan agama Islam itu dengan sebenarnja.

Sebagai bukti dan perbandingan oleh tokoh Parmusi mengemukakan bahwa di negara2 arab sendiri tidak ada perdjuangan ideologi Islam,. Malah Negara2 Arab itu sendiri jang negaranja berazaskan Islam saat ini terbagi dalam tiga poros jaitu poros Aldjazair, Kairo, dan Pakistan.

Terbelakang

Mintaredja SH menandaskan bahwa setjara sosial politis ummat Islam di Indonesia sudah djauh terbelakang. Misalnja sadja wakil2 Islam di DPR Pusat pada tahun 1955 jang lalu mentjapai 46 sampai 48 pCt. dari djumlah seluruh kursi. tetapi kenjataannja sekarang ini hanja mentjapai 26 sampai 28 pCt. Mintaredja menjatakan pula bahwa ummat Islam di Indonesia bukan hanja monopolinja partai Islam. Tetapi jang penting ummat Islam Indonesia sekarang ini ikut mengembangkan dan memadjukan pembangunan di Indonesia dalam segala bidang, disamping djangan melupakan tugas2 agamanya dalam melaksanakan kaidah sosial dan bertaqwa kepada Allah Subhanahu Wataallla. (DTS)

Sumber: KOMPAS (29/05/1971)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku II (1968-1971), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 731.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: