DIPERIKSA TIM DOKTER RSPAD, KESEHATAN PAK HARTO BAlK 

DIPERIKSA TIM DOKTER RSPAD, KESEHATAN PAK HARTO BAlK [1]

 

Jakarta, Media Indonesia

Kesehatan Presiden Soeharto dinyatakan sangat baik setelah menjalani pemeriksaan di RSPAD Gatot Subroto. Kondisi Kepala Negara dinyatakan sehat setelah menjalani pemeriksaan dan keluamya batu ginjal dari bagian kirisaluran kemih. Kendati demikian, Presiden memutuskan membatalkan rencana kehadirannya pada KTT Kependudukan yang akan berlangsung awal September di Kairo, Mesir, karena harus beristirahat dan menjalani pemeriksaan selanjutnya. Menteri Sekretaris Negara Moerdiono mengemukakan, pada Selasa malam (23/8) pukul 22.00 WIB. Presiden berada di RSPAD Gatot Subroto untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pendahuluan oleh Tim Dokter Ahli Kepresidenan yang diketuai Dr Pattiasina.

“Karena memang dalam 10 hari terakhir, Presiden merasakan adanya keluhan dan berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan ternyata ada batu di ginjal dan sebagian lagi di bagian kiri saluran kemih,” jelas Mensesneg kepada wartawan di RSPAD Gatot Subroto, kemarin.

Untuk itu, kata Moerdiono, Tim Dokter Ahli Kepresidenan menganggap Presiden perlu segera masuk RSPAD dan sekitar pukul 08.00 WlB Rabu pagi (24/8) dilakukan pemeriksaan lebih teliti. “Dan temyata sesungguhnya sejak dua malam lalu sebuah batu yang terdapat di saluran kencing telah keluar dengan sendirinya, sehingga langkah lanjutan tidak perlu dilakukan,” tambahnya.

Sebab itu, menurut Moerdiono, dengan seizin Dr Pattiasina, Presiden sekitar pukul 10.15 WIB telah meninggalkan RSPAD Gatot Subroto. Mensesneg mengatakan bahwa sebenarnya Kepala Negara akan melakukan kunjungan ke Kairo, Mesir awal September mendatang untuk menghadiri KIT Kependudukan. “Namun karena memerlukan banyak istirahat dan melakukan pemeriksaan lebih teliti jelasnya, maka Presiden memutuskan untuk tidak jadi berangkat ke Kairo”.

“Secara medis seizin Dr Pattiasina saya dapat menjelaskan bahwa kondisi Presiden saat ini berada dalam keadaan sehat,” tegasnya.

Sementara itu, dr Fritz Kaklallatu mengatakan bahwa selama melakukan pemeriksaan Tim Dokter Ahli Kepresidenan mengemukan ada batu di saluran kemih sebelah kiri yang sudah terlepas dengan sendirinya, sehingga pemeriksaan yang lebih akurat dan membahayakan tidak dilakukan. Ketika ditanya apa penyebab batu di saluran kemih segera bisa keluar, dr Kaklallatu mengemukakan Tim Dokter Ahli memang memberikan beberapa anjuran seperti minum banyak dan hal itu dilaksanakan Presiden .”Obat-obatan lain tidak ada, hanya mungkin obat rutin yang membantu. Tetapi anjuran agar Presiden banyak minum memang benar-benar dilakukan,”ungkapnya. Sedangkan dr Djoko mengemukakan Presiden saat ini berada dalam keadaan sehat walafiat dan batu yang tersisa di ginjal akan diperiksa lebih lanjut pada kesempatan lain di sela-sela kesibukannya. (Rid)

Sumber: MEDIA INDONESIA ( 25/08/1994)

_______________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVI (1994), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 634-635.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.