Agu 082017
 

CENDERAMATA WAPRES RI UTK PRESIDEN BANGLADESH

 

 

Kotak tempat rokok serta bokor tempat buah yang terbuat dari ukiran perak dihadiahkan oleh Wakil Presiden dan Ibu Umar Wirahadikusumah kepada Presiden Bangladesh Hussain Muhammad Ershad dan Begum Raushan, dalam acara kunjungan kehormatan di Wisma Negara Jakarta Selasa petang.

Sebaliknya, tamu negara dari Bangladesh itu membawa cenderamata berupa kain sari terbuat dari tenunan sutera untuk Ibu Umar Wirahadikusumah dan sebuah hiasan perak yang bentuknya seperti piala berhiaskan motif bunga “shalfa”.

Kunjungan kehormatan itu dihadiri pula anggota rombongan resmi Presiden Bangladesh, Menlu Mochtar Kusumaatmadja serta Duta besar ke dua negara. Yang menarik perhatian adalah turut hadirnya anak bungsu pasangan pemimpin Bangladesh itu, Master Shaad Ershad, anak laki-laki berumur sekitar tiga tahun yang lincah.

Presiden Bangladesh dan rombongan tiba di Jakarta Selasa siang untuk kunjungan resmi sampai Sabtu di Indonesia. Di bandar udara Halim Perdanakusumah tamu negara itu disambut Presiden dan Ibu Tien Soeharto.

Sesampainya di Istana Merdeka Jakarta, Presiden Ershad (56 tahun) beserta rombongan inti melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden dan Ibu Tien Soeharto.

Setelah berbincang sekitar 15 menit, Presiden Ershad dan Begum Raushan diantar oleh Presiden dan Ibu Tien Soeharto ke Wisma Negara di sebelah barat Istana, tempat tamu-tamu negara menginap selama di Jakarta.

Dalam lawatan di Indonesia, Presiden Ershad disertai Menteri Penerangan Anwar Zahid, Menteri Urusan Serat Jute (komoditi utama Bangladesh) Zafar Imam, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Sheikh Shahidul Islam, Deputi Menlu Wajid Ali Khan Panni, Ketua Badan Pendapatan Nasional S.B. Choudhury, Ketua Kadin Dakha A.S. Mahmud, dua anggota parlemen, sejumlah pejabat tinggi militer dan delapan wakil media massa.

Rabu pagi, setelah meletakkan karangan bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata Presiden Ershad melakukan pembicaraan dengan Presiden Soeharto di Istana Merdeka, sementara para menteri melakukan pembicaraan pula di ruangan lain.

Begum Raushan Ershad hari itu dijadwalkan mengunjungi Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) dan pusat promosi batik Danar Hadi di Kebayoran Baru. Siang sampai sore harinya, pasangan tamu negara itu akan mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Suatu konferensi pers menurut rencana akan diberikan Presiden Ershad di Wisma Negara setelah ia melakukan pembicaraan dengan Presiden Soeharto.

Kamis pagi, setelah melakukan kunjungan perpisahan dengan Presiden dan Ibu Tien Soeharto, rombongan tamu negara akan terbang menuju Bandung untuk melihat Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) untuk selanjutnya ke Bali menikmati keindahan alam dan budaya objek wisata utama Indonesia itu.

Esoknya Ershad dijadwalkan melakukan sholat Jum’ at di masjid jami Denpasar, setelah bermain golf di Bedugul. Sabtu pagi kembali ke negaranya. (RA)

 

 

Jakarta, Antara

Sumber : ANTARA (13/01/1987)

 

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IX (1987), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 13-14.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: