BUKU BIOGRAFI IBU TIEN KARYA GAFUR DILUNCURKAN

BUKU BIOGRAFI IBU TIEN KARYA GAFUR DILUNCURKAN[1]

Jakarta,  Suara Karya

Buku biografi lbu Negara, Siti Hartinah Soeharto yang berjudul Siti Hartinah Soeharto, Ibu Utama Indonesia karya Abdul Gafur, diluncurkan di Grand Hyatt Hotel Indonesia, Rabu malam (23/ 12).

Acara itu ditandai penyerahan buku secara simbolis antara lain oleh Menteri Negara Urusan Peranan Wanita Ny. A Sulasikin Murpratomo kepada Menteri Luar Negeri Ali Alatas agar bisa disebarkan kepada perwakilan RI di luar negeri dan Kedutaan Besar manca negara di Indonesia.

Selain itu H Soedwikatmono selaku sponsor utama menyampaikan pula untuk seluruh perguruan tinggi di Indonesia yang secara simbolis diserahkan kepada Rektor Universitas Indonesia, Prof Dr. Suyudi.

Hadir dalam peluncuran tersebut Menteri Tenaga Kerja Drs. Cosmas Batubara, Menteri Muda Keuangan Nasrudin  Sumintapura, Menteri Muda Perindustrian. Tungky Aribowo, mantan Menteri Dalam Negeri Amir Machmud, mantan Ketua Umum. DPP Golkar Amir Murtono ,Ketua Mahkamah Agung  Punyoto Gandasoebrata SH, para duta besar, tokoh-tokoh wanita, pejabat tinggi lainnya, para pengusaha dan  undangan lainnya. Sedangkan dari keluarga Ibu Tien hadir adik kandung Ibu Tien yaitu Ibu Hartomo dan Ny. Hardjanti Wismoyo.

Abdul Gafur secara panjang lebar menguraikan isi biografi tersebut yang ditulisnya dalam tempo dua tahun berdasarkan basil wawancara dengan Ibu Tien selama 12 kali dengan rata-rata waktu sekali wawancara sekitar 3 jam ditambah dengan nara sumber lainnya berjumlah kurang lebih 100 orang.

“Saya menulis buku ini untuk pengabdian hidup dan kekaguman kepada Pak Harto (Presiden Soeharto) dan Ibu Tien Soeharto,”ujar mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu dengan penuh semangat.

Kisah Gafur ingin menulis buku itu diilhami setelah ia menyelesaikan biografi Soeharto, Pak Harto Pandangan dan Harapannya tahun 1987 lalu. Niat itu diutarakan kepada Ibu Tien, tetapi waktu itu belum disetujui.

Akhirnya pada 19 September 1990 ketika ia sedang sarapan pagi bersama istrinya Kemala, datang telepon dari Jalan Cendana untuk menyatakan persetujuan penulisan biografi Ibu Negara.

Menurut Gafur atas kesan menarik di balik kisah kehidupan Ibu Tien yang bisa dijadikan suri tauladan terutama untuk kaum wanita, di samping banyak cerita yang mengharukan atas sikap yang bijaksana dari Ibu Tien.

Sebagai contoh dibeberkan keinginan Soeharto yang waktu itu masih di Kostrad, mau keluar dari tentara dan ingin jadi sopir saja. “Saya kawin dengan tentara bukan dengan sopir” Gafur mengutip salah satu ucapan Ibu Tien ketika itu.

Buku yang diterbitkan PT. Citra Lamtoro Gung Persada Jakarta dengan tebal kurang lebih 600 halaman itu dicetak pula dalam edisi bahasa lnggris terjemahan Johan Mararnis dan Hady Ghonta, dijual seharga Rp 45.000, Namun buku dalam edisi luks itu baru boleh beredar mulai 26 Desember 1992 bertepatan dengan hari peringatan pernikahan Ibu Tien dengan Presiden Soeharto. Sedangkan penyerahan buku tersebut oleh penulis kepada Ibu Tien dilakukan pada Hari Ibu 22 Desember lalu di kediaman Ibu Tien, ll Cendana.

Acara peluncuran perdana yang dipandu oleh penyanyi Bob Tutupoli itu di isi dengan sambutan dari H Soedwikatmono yang mengharapkan terutama para konglomerat agar membelinya dan menyebar luaskan kepada masyarakat. Sedangkan dari atas nama keluarga Ibu Tien ikut memberikan sambutan Ibnu Hartomo, dan atas nama pemerintah disampaikan oleh Meneg UPW Ny. A Sulasikin Murpratomo.

Menurut Meneg UPW, secara langsung maupun tidak langsung kita semua mengenal Ibu Tien Soeharto, tetapi masih begitu banyak segi kehidupan dan perjuangan beliau yang merupakan pengalaman sangat berharga belurn diketahui masyarakat.

Sumber: Suara Karya (26/12 / 1992)

_____________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XIV (1992), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 724-726.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.