Jul 212018
 

BUKU 25 TAHUN PEMBANGUNAN ORDE BARU DISERAHKAN KEPADA PRESIDEN[1]

Jakarta, Suara Pembaruan

Presiden Soeharto mengharapkan buku 25 Tahun Pembangunan Pemerintah Orde Baru, bisa menjadi referensi pembangunan nasional yang telah dilaksanakan selama ini.

Presiden juga mengatakan buku ini baik untuk diketahui para generasi muda sekarang dan masa datang, bahwa apa yang kita laksanakan selama ini benar-benar mengacu kepada trilogi pembangunan, yaitu stabilitas nasional, pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan, “kata Djamal Pattirnahu, pimpinan penerbitan buku tersebut setelah diterima Presiden Soeharto di kediaman Jalan Cendana, Jakarta, hari Selasa (20/10).

Presiden Soeharto di kediaman Jalan Cendana hari Selasa menerima buku yang berjudul “25Tahun Pembangunan Pemerintah Orde Baru” yang disampaikan sendiri oleh Djamal Pattimahu didampingi S.W Barus dan penerbit PT. Tuhe Lowarutu Utama.

Dalam kesempatan itu Kepala Negara juga menjelaskan bahwa pembangunan nasional yang dilaksanakan selama ini benar-benar sesuai dengan sistem kenegaraan di Indonesia. Di mana MPR menyusun GBHN sebagai dasar penyusunan pola dasar pembangunan nasional, pola umum pembangunan jangka panjang dalam bentuk Repelita yang dipercayakan kepada Presiden/ Mandataris MPR yang dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan dari Pelita I sampai Pelita V ini.

Buku yang tebalnya 2.400 halaman terbagi dalam 3 jilid itu, ditulis dalam dua bahasa, lnggris dan Indonesia. Dalam penulisan buku ini Djamal. Patdmahu bekerja sama dengan Departemen Penerangan, yaitu Direktorat Jenderal Pembinaan Pers dan Grafika. Buku ini didukung oleh suatu penulisan yang memberikan suatu apresiasi terhadap dinarnika pembangunan di 27 propinsi seluruh Indonesia yang menunjukkan bahwa kebijaksanaan pemerintah Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto selama 25 tahun PJPII dalam hal pemerataan pembangunan, sudah menunjukkan keberhasilan secara nyata. (M-5)

Sumber: Suara Pembaruan (23/10/1992)

____________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XIV (1992), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 719-720.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: