Beberapa Otak “Kala Tjakra” BERASAL DARI PELARIAN EX PKI DJAWA TIMUR

Beberapa Otak “Kala Tjakra”

BERASAL DARI PELARIAN EX PKI DJAWA TIMUR

Kerdjasama Kodam V Djaya dan Kodamar III berhasil bongkar “Kala Tjakra” [1]

 

Djakarta, Berita Yudha

Terbongkarnja sebuah organisasi gelap ala “Barisan Soekarno” jang bernama “Pasukan Kala Tjakra” jang kebetulan selama beberapa bulan ini, jang berwadjib telah mentjium adanja organisasi di bawah tanah itu. Dan dengan kerdjasama informasi serta tindakan antara Kodam V/Djaya dengan Kodamar III, maka sel2 “Pasukan Kala Tjakra” dapat dibongkar sebelum meluaskan kegiatannja.

Sampai saat ini, anggauta “Pasukan Kala Tjakra” jang berhasil ditangkap, ada 10 orang. Sebagian besar tertangkap di daerah Tandjung Priok, di luar daerah pelabuhan. Setelah diadakan pemeriksaan, ternjata bahwa bukan seluruhnja terdiri dari penduduk Djakarta.

Beberapa orang diantaranja berasal dari luar Djakarta. Salah seorang diantara mereka, bernama Handojo, ia adalah seorang aktivis gerpol PKI jang terkenal di daerah Djawa Timur.

Dari interogasi jang sudah dilakukan, diperkirakan bahwa “Kala Tjakra” merupakan lapis ke IV dari seluruh kegiatan gerpol jang direntjanakan oleh eks PKI. Lapis III, ke II dan ke I, diperkirakan terdiri dari orang2 partai eks PKI. Tudjuan djangka pendek adalah:

Menggagalkan Sidang Umum MPRS, dan djangka pandjang menggagalkan setidak2nja mengatjau terlaksananja Pemilihan Umum. Tjara2 jang mereka gunakan, selain tjara2 desas – desus djuga tjara2 pemupukan kekuatan phisik.

Sementara ini sasaran mereka adalah buruh2 dan pekerdja ketjil jang mereka djumpai di Tandjung Priok. Pola2 kegiatan jang mereka gunakan semuanja sesuai dengan apa jang mereka namakan “Tri Pandji Partai”. Dan semua ini mereka lantjarkan sebagai prolog rentjana come back-nja PKI. (DTS)

Sumber: BERITA YUDHA (14/04/1968)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku II (1968-1971), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 121-122.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.