Nov 242017
 

AKBAR TANJUNG MENPORA KABINET PEMBANGUNAN V

Jakarta, Antara

Akbar Tanjung, Wakil Sekjen DPP Golkar yang juga Sekretaris FKP MPR, akhirnya benar-benar menjadi Menteri Negara urusan Pemuda dan Olahraga.

Ketika namanya disebut Presiden Soeharto sewaktu membacakan susunan Kabinet Pembangunan V melalui TVRI/RRI Senin malam, kontan sekelompok pemuda yang mengikuti acara tersebut bersorak gembira menandakan bahwa ia memang dekat dengan kawula muda.

Akbar Tanjung adalah salah satu dari 19 wajah baru anggota Kabinet Pembangunan V yang dalam beberapa hari terakhir menjelang pengumuman susunan Kabinet baru namanya ‘santer’ beredar di tengah masyarakat sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olahraga.

Ir. Akbar Zahiruddin Tanjung lahir di Sibolga, Sumatera Utara, 14 Agustus 1946. Ia berasal dari keluarga saudagar Tanjung.

Masa kecilnya, ketika Sekolah Dasar (1953-1959), ia jalani di kota kelahirannya dan Medan. Pendidikan SMP ditempuhnya tahun 1959-1962, di Medan dan Jakarta, SMA (1962-1965) di Jakarta, dan menamatkan Fakultas Teknik Universitas Indonesia pada tahun 1982.

Sejak menempuh pendidikan tinggi, Akbar Tanjung aktif di organisasi kemahasiswaan. Ia terpilih sebagai Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UI pada tahun 1968. Setahun kemudian, ia dipilih sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Mahasiswa UI (MPM).

Pada tahun 1969-1970 ia terpilih menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta, dan pada kesempatan berikutnya (1971-1974) ia terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) HMI.

Akbar yang terkenal supel dalam pergaulan terutama dikalangan generasi muda, juga salah seorang di antara penandatangan Deklarasi berdirinya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pada tahun 1973, berikutnya menjadi Ketua DPP KNPI pertama pada masabakti 1974-1978.

Kemudian, pada tahun 1978-80, ia terpilih menjadi Ketua DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI). Untuk kedua kalinya, pemuda kelahiran Sibolga ini menjabat sebagai Ketua Umum DPP KNPI pada periode 1978-1981. Selepas itu, ia sejak tahun 1981 diangkat sebagai Sekretaris Dewan Pertimbangan Pemuda.

Anggota DPR/MPR

Menikah dengan Kristina Maharani pada tahun 1980, Akbar Tanjung yang berkulit bersih dan berambut lurus kini dikaruniai dua puteri, Fitri Krisnawati (lahir tahun 1982) dan Karmia Krisanti (lahir tahun 1986).

Melalui pemilu 1977, Akbar Tanjung terpilih sebagai anggota DPR/MPR mewakili Golkar untuk daerah pemilihan Jawa Timur. Kemudian ia terpilih kembali sebagai anggota DPR/MPR masa bakti 1982-1987, dan masabakti 1987-1992 mewakili daerah pemilihan yang sama.

Antara tahun 1982-1987, ayah dua orang puteri ini dipercaya sebagai Wakil Sekretaris Fraksi Karya Pembangunan (FKP) bidang Ekku di DPR. Hampir bersamaan dengan itu, ia ditunjuk sebagai Wakil Sekjen DPP Golkar. Terakhir, sejak 1987/1988 ia juga menjabat sebagai Sekretaris FKP di MPR.

Sepanjang kariernya, ia sering melakukan kunjungan ke luar negeri mengikuti kegiatan-kegiatan seminar, antara lain ke AS ( 1972), Eropa Barat (1974), Kairo, Mesir (1979), sebagai anggota Delegasi RIke KIT Non-Blok di Havana (1979) dan ke Jepang atas undangan Deplu Jepang (1981).

Jakarta, ANTARA

Sumber : ANTARA (22/03/1988)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku X (1988), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 82-83.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: