Okt 252016
 

Presiden Soeharto Menerima Sumbangan Harimau Putih India[1]

 

KAMIS, 4 FEBRUARI 1993 Di tempat yang sama (tempat menerima Menteri Negara Urusan Koperasi, Kehutanan dan Kesejahteraan Penduduk Pemerintah Pakistan, Rana Nazir Ahmad Khan, Ruang Credentials Istana Merdeka) kemudian Presiden menerima Menteri Besar Negara Bagian Orissa, India, Biju Patnaik, yang disertai oleh Menteri Kehutanan Hasjrul Harahap.

Kedatangannya adalah dalam rangka menyerahkan sepasang harimau putih sebagai sumbangan anak-anak India kepada rekan-rekannya di Indonesia.

Harimau ini diberi nama Ajay, yang berumur satu tahun enam bulan, dan Malati, yang berumur sembilan bulan. Seperti diketahui jumlah harimau putih sekarang hanya tinggal 80 ekor saja di seluruh dunia, dan semuanya sekarang berada dalam kebun-kebun binatang.

Sedangkan di alam bebas sudah sukar untuk mendapatkannya. Kedua harimau itu diserahkan oleh Presiden kepada Gubernur Jawa Timur Soelarso yang hadir pada saat itu. Menurut Gubernur Jawa Timur, kebun binatang Surabaya akan memelihara kedua harimau itu dengan kandang yang khusus.

Ia juga mengatakan kebun binatang Surabaya memiliki luas 15 hektar dan mempunyai koleksi 400 jenis binatang. Sebaliknya Presiden Soeharto akan menyumbangkan sepasang binatang komodo kepada anak-anak India sebagai hasil tangkapan kebun binatang Surabaya. (DTS)

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993”, hal 622-623. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: Nazaruddin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: